日本語文法 / Referensi Lanjutan
Referensi Gramatika · Tingkat Lanjut Edisi 2026

Bahasa Jepang · 日本語

Bentuk Sopan,
Konjugasi &
Partikel

Panduan lengkap dari です・ます sampai bentuk sastra: 43 bab, 100+ pola kalimat, dan seluruh partikel inti — setiap contoh memakai kanji, furigana, kana, romaji, dan terjemahan.

日本語文法集成
UntukPelajar N4–N1
dan pembelajar mandiri
FokusBentuk sopan (丁寧形)
disusun dari yang umum
VerifikasiRiset daring,
8 November 2026
Isi7 bagian · 43 bab
latihan + kunci

Disusun sebagai rujukan belajar, bukan pengganti buku teks berlisensi. Sumber dan tanggal akses tercantum di bagian akhir.

Sebelum mulai

0Tentang edisi ini

Buku ini disusun untuk satu tujuan: membuat sistem gramatika Jepang terlihat sebagai satu mesin yang utuh, bukan daftar pola yang harus dihafal terpisah-pisah.

Urutannya sengaja dibuat dari yang paling umum ke yang paling jarang. Bentuk sopan (丁寧形, teinei-kei) dipakai sebagai bentuk utama karena itulah yang paling aman dipakai dengan orang baru, atasan, guru, dan dalam situasi resmi. Bentuk biasa (普通形) selalu ditampilkan berdampingan agar Anda mengenalinya saat membaca atau mendengar percakapan santai.

Cara membaca contoh

Setiap contoh panjang memakai empat baris. Baris pertama adalah kalimat asli dengan furigana di atas kanji; baris kedua membaca seluruhnya dalam kana; baris ketiga adalah romaji; baris keempat terjemahan Indonesia.

毎朝まいあさ、日本語にほんごを勉強べんきょうしています。

まいあさ、にほんごを べんきょうしています。

Maiasa, nihongo o benkyō shite imasu.

Setiap pagi saya belajar bahasa Jepang.

Di dalam tabel, ruang lebih ketat: kanji ber-furigana, romaji, lalu arti. Furigana sudah memberi bacaan kana, jadi baris kana penuh tidak diulang.

Notasi

Romaji memakai Hepburn dengan makron untuk vokal panjang (ō, ū): 東京 → Tōkyō. ~ menandai tempat menempelnya bentuk; × menandai bentuk yang tidak gramatikal; △ menandai bentuk yang dipakai tetapi tidak baku dalam tulisan formal. Label 丁, 普, 敬 merujuk pada register sopan, biasa, dan hormat.

Merah bata istilah kunci Teal nama pola atau bentuk Amber jebakan dan peringatan

Yang perlu Anda bawa

Anda tidak perlu hafal semua tabel sekaligus. Gunakan bab 1–4 untuk membangun peta, bab 5–10 untuk memahami cara kerja konjugasi, lalu jadikan bab 11–37 sebagai rujukan saat menemukan bentuk baru. Bab 41 dipakai untuk menguji diri.

Analogi

Bayangkan gramatika Jepang sebagai dapur: verba adalah pisau, partikel adalah tangan yang memegangnya, dan bentuk sopan adalah cara Anda menyajikan hidangan kepada tamu. Pisau yang sama bisa memotong halus atau kasar; yang berubah bukan pisaunya, melainkan situasi dan lawan bicara.

Peta buku

Tabel 0.1 — Tujuh bagian dan fungsinya
Bag.JudulBabIsi utama
IFondasi1–4Anatomi kalimat, register, tense–aspek, kopula です
IIMesin konjugasi5–10Stem, tiga kelas verba, onbin, paradigma sopan, adjektiva, ireguler
IIIKatalog bentuk11–21ます, て, た, ない, たい, potensial, pasif, kausatif, kondisional, bentuk sastra
IVPola kalimat22–30100+ pola dikelompokkan per fungsi komunikatif
VPartikel31–37Kasus, fokus, konjungtif, akhir kalimat, majemuk, aturan penumpukan
VIKeigo & percakapan38–39Sistem hormat, tabel verba, tiga dialog beranotasi
VIIRujukan & latihan40–43Cheat sheet, 60 soal + kunci, glosarium, bibliografi

Tiga jalur belajar

Jalur A · Fondasi cepat

Sudah bisa hiragana–katakana, belum pernah belajar bentuk sopan. Baca bab 1–4, lanjut 5–10, lalu lompat ke 11–14. Sisanya dijadikan rujukan.

Jalur B · Persiapan JLPT

Target N4–N3. Fokus bab 11–30, lalu bab 31–37 untuk partikel. Kerjakan latihan bab 41 setelah setiap dua bagian.

Jalur C · Keigo & kerja

Untuk wawancara, kantor, atau layanan pelanggan. Baca bab 2, lanjut 38–39, lalu 36–37. Ulangi dialog bab 39 dengan suara keras.

Cara memakai nomor halaman

Nomor di Daftar Isi mengacu pada halaman PDF versi cetak. Di versi HTML, gunakan panel navigasi di kiri; setiap bab juga dapat ditautkan langsung (misalnya #ch-11) untuk dibagikan.

Sumber, metode verifikasi, dan lisensi dijelaskan di bab 43.

Navigasi

Daftar Isi

I

Fondasi

基礎

Sebelum menghafal bentuk, pahami dulu di mana predikat berdiri, siapa yang dibicarakan, dan seberapa sopan Anda perlu berbicara. Tiga hal ini menentukan hampir semua pilihan bentuk berikutnya.

01Anatomi kalimat Jepang
02Tiga register: 丁寧・普通・敬語
03Waktu, aspek, dan polaritas
04Kopula です dan kalimat nominal

Bagian I · Fondasi

Bagian I · Fondasi

01Anatomi kalimat Jepang

Kalimat Jepang adalah kalimat yang berakhir pada predikat. Partikel menempel pada kata untuk menandai perannya, sehingga urutan kata bisa berubah tanpa membuat kalimat kehilangan makna.

Pola dasarnya sering ditulis SOV (Subjek–Objek–Verba), tetapi label itu menyesatkan jika dianggap kaku. Yang benar-benar tetap adalah dua hal: predikat selalu di akhir, dan setiap unsur inti ditandai partikel. Subjek bisa hilang, objek bisa dipindah, tetapi verba tetap menutup kalimat.

私わたしは 毎朝まいあさ 日本語にほんごを 勉強べんきょうしています。

わたしは まいあさ にほんごを べんきょうしています。

Watashi wa maiasa nihongo o benkyō shite imasu.

Saya belajar bahasa Jepang setiap pagi.

Perhatikan tiga penanda: は menandai topik (“saya”), を menandai objek (“bahasa Jepang”), dan しています menutup kalimat sebagai predikat. Jika 毎朝 dipindah ke depan, kalimatnya tetap benar; jika を dihapus, peran “bahasa Jepang” menjadi kabur.

Tiga jenis predikat

Semua kalimat Jepang yang sopan bertumpu pada salah satu dari tiga jenis predikat. Mengenali jenisnya adalah langkah pertama sebelum mengonjugasikan apa pun.

Tabel 1.1 — Tiga jenis predikat dalam bentuk sopan
JenisContohStruktur
Nominal
kata benda + kopula
A は B です
“A adalah B”
Adjektival
i-adj / na-adj
A は + adj + です
です hanya penanda sopan
Verbal
verba + ます
… を + V-ます
verba membawa tense
Analogi

Kalimat Jepang seperti kereta dengan lokomotif di belakang. Gerbongnya boleh ditukar urutannya — penumpang (subjek), barang (objek), keterangan waktu — tetapi lokomotif (predikat) selalu terakhir. Partikel adalah label di setiap gerbong yang memberi tahu siapa duduk di mana. Kalau labelnya hilang, gerbong masih terlihat, tetapi petugas tidak tahu harus mengangkutnya ke mana.

Topik dan subjek bukan hal yang sama

Partikel は (dibaca wa) menandai topik: apa yang sedang dibicarakan. Partikel が menandai subjek: siapa atau apa yang melakukan/mengalami predikat. Dalam banyak kalimat keduanya tampak mirip, tetapi fungsinya berbeda dan akan dibahas tuntas di bab 33.

田中たなかさんは 東京とうきょうに 住すんでいます。

たなかさんは とうきょうに すんでいます。

Tanaka-san wa Tōkyō ni sunde imasu.

Tanaka (topik) tinggal di Tokyo.

Di sini 田中さん adalah topik; 東京に adalah lokasi keberadaan, bukan lokasi tindakan. Perbedaan に dan で akan terasa penting begitu Anda memakai verba tindakan seperti 勉強します.

Urutan informasi yang wajar

Walau urutan kata fleksibel, kalimat terasa paling alami bila informasi bergerak dari yang paling diketahui menuju yang paling baru: topik → waktu → tempat → lawan/alat → objek → predikat. Ini bukan aturan keras, melainkan irama default.

[topik] は → [waktu] → [tempat] で → [objek] を → [verba]-ます

私わたしは 明日あした、映画館えいがかんで 友達ともだちと 映画えいがを 見みます。

わたしは あした、えいがかんで ともだちと えいがを みます。

Watashi wa ashita, eigakan de tomodachi to eiga o mimasu.

Besok saya akan menonton film bersama teman di bioskop.

Kesalahan umum

Menerjemahkan urutan kata Inggris secara harfiah. “Saya menonton film di kantor besok” tidak menjadi 私は見ます映画を会社で明日. Predikat tetap di akhir, dan partikel menjaga peran masing-masing.

Tidak ada “future tense”

Bahasa Jepang membedakan non-past dan past, bukan present dan future. Bentuk non-past 行きます bisa berarti “pergi (sekarang)” atau “akan pergi (nanti)”; konteks dan keterangan waktu yang menentukan.

明日あした、東京とうきょうへ 行いきます。

あした、とうきょうへ いきます。

Ashita, Tōkyō e ikimasu.

Besok saya akan pergi ke Tokyo.

Karena itu, jangan mencari padanan “will” yang terpisah. Yang berubah hanyalah bentuk lampau (行きました) dan negasinya; sisanya ditentukan oleh konteks.

Bagian I · Fondasi

02Tiga register: 丁寧・普通・敬語

Bahasa Jepang tidak punya satu “tingkat sopan”. Ia punya beberapa lapis yang bisa dinaikkan atau diturunkan sesuai jarak sosial, situasi, dan siapa yang dibicarakan.

丁寧 Teinei普通 Futsu敬語 Keigo

Untuk pelajar tingkat lanjut, tiga istilah ini perlu dibedakan dengan tajam:

Tabel 2.1 — Tiga register dan fungsinya
RegisterBentuk kunciDipakai kepadaEfek
普通形
futsū-kei
Teman dekat, keluarga, diri sendiri, catatan pribadi Netral, intim, tidak memberi jarak
丁寧形
teinei-kei
Orang baru, kolega, guru, pelanggan, situasi resmi Sopan, aman, sedikit menjaga jarak
敬語
keigo
Atasan, tamu, pelanggan; orang yang dibicarakan Menghormati lawan bicara atau pihak ketiga

Hal yang sering salah dipahami: keigo bukan “versi lebih sopan dari ます”. Keigo adalah lapisan tambahan di atas bentuk sopan. Anda tetap memakai ます, lalu mengganti verba dengan bentuk hormat atau rendah hati. Bab 38 membahas sistem ini secara lengkap.

Satu kalimat, tiga pakaian

Tabel 2.2 — “Besok saya pergi ke Tokyo” dalam tiga register
RegisterKalimatCatatan
普通 Untuk teman; terdengar blak-blakan bila dipakai ke atasan.
丁寧 Default aman untuk hampir semua situasi.
敬語 参る merendahkan diri; dipakai bila lawan bicara adalah pihak yang dihormati.
Analogi

Register itu seperti pakaian. 普通形 adalah kaos dan celana pendek: nyaman, jujur, tetapi tidak untuk wawancara. 丁寧形 adalah kemeja: rapi, aman, bisa dipakai hampir di mana saja. 敬語 adalah jas resmi: hanya masuk akal di acara tertentu, dan akan terasa aneh bila dipakai ke sahabat sendiri.

Kapan bentuk sopan menjadi default

Buku ini memakai bentuk sopan sebagai titik awal karena tiga alasan praktis. Pertama, bentuk ini tidak pernah benar-benar salah secara sosial; paling buruk terasa sedikit kaku. Kedua, bentuk ini adalah basis semua bentuk resmi dan bisnis. Ketiga, dari bentuk sopan Anda dapat menurunkan bentuk biasa dengan lebih sadar, bukan sekadar menebak.

Catatan

Menambahkan です・ます tidak otomatis membuat kalimat “lebih benar”. Bentuk sopan yang berlebihan pada situasi santai bisa terdengar dingin atau sarkastis. Sopan bukan berarti selalu memakai bentuk terpanjang; sopan berarti memilih jarak yang tepat.

Dua sumbu yang berbeda

Perhatikan bahwa kesopanan bergerak pada dua sumbu: jarak (dekat ↔ jauh) dan arah hormat (menaikkan lawan ↔ merendahkan diri). 丁寧形 mengatur jarak; 尊敬語 dan 謙譲語 mengatur arah hormat. Sebuah kalimat bisa sopan tanpa keigo, dan bisa memakai keigo tanpa terdengar ramah.

先生せんせいは 明日あした、学校がっこうに いらっしゃいます。

せんせいは あした、がっこうに いらっしゃいます。

Sensei wa ashita, gakkō ni irasshaimasu.

Guru akan datang ke sekolah besok. (hormat)

いらっしゃいます menaikkan guru sebagai subjek. Bandingkan dengan 参ります (mairimasu) yang merendahkan diri sendiri: “saya akan datang”. Keduanya keigo, tetapi arahnya berlawanan.

Kesalahan umum

Memakai 尊敬語 untuk diri sendiri. 私はいらっしゃいます salah karena Anda menaikkan diri sendiri. Sebaliknya, memakai 謙譲語 untuk atasan juga salah karena Anda merendahkan orang yang harus dihormati.

Bagian I · Fondasi

03Waktu, aspek, dan polaritas

Bahasa Jepang tidak punya future tense. Yang ada adalah non-past dan past, lalu lapisan aspek yang menjelaskan apakah tindakan sedang berlangsung, sudah selesai, atau meninggalkan keadaan.

Dua waktu, dua polaritas

Tabel 3.1 — Matriks waktu × polaritas (行く “pergi”)
WaktuAfirmatif sopanNegatif sopanBiasa
non-past
past

Non-past mencakup kebiasaan (“setiap hari pergi”), kebenaran umum (“air mendidih pada 100°C”), dan masa depan (“besok akan pergi”). Konteks dan keterangan waktu yang menentukan.

毎朝まいあさ、七時しちじに 家いえを 出でます。でも、明日あしたは 八時はちじに 出でます。

まいあさ、しちじに いえを でます。でも、あしたは はちじに でます。

Maiasa, shichi-ji ni ie o demasu. Demo, ashita wa hachi-ji ni demasu.

Setiap pagi saya keluar rumah jam tujuh. Tetapi besok saya keluar jam delapan.

Kedua kalimat memakai bentuk yang sama, 出ます. Yang membedakan hanyalah 毎朝 (kebiasaan) dan 明日 (masa depan).

Aspek: bukan “kapan”, tetapi “bagaimana”

Aspek menjelaskan cara tindakan berlangsung. Dalam bahasa Jepang, aspek paling sering dibangun dengan て + verba bantu.

Tabel 3.2 — Enam aspek inti
BentukContohMakna
sedang berlangsung
keadaan yang menetap
keadaan hasil tindakan sengaja
persiapan sebelum perlu
penyesalan karena tidak sengaja
pergi lalu kembali

Verba statif dan ている

Beberapa verba sudah menyatakan keadaan begitu masuk bentuk て. 結婚しています tidak berarti “sedang menikah” dalam arti proses, melainkan “sudah menikah”. Hal yang sama berlaku untuk 知っています, 住んでいます, 持っています.

Kesalahan umum

結婚します berarti “akan menikah”, bukan “sudah menikah”. Untuk status, gunakan 結婚しています. Untuk “apakah kamu tahu?”, gunakan 知っていますか — bukan 知りますか; jawabannya はい、知っています, bukan はい、知ります.

Analogi

Tense adalah tanggal di kalender; aspek adalah status pekerjaan pada tanggal itu: belum mulai, sedang dikerjakan, sudah selesai, atau meninggalkan hasil. Bahasa Jepang sangat rajin menandai status, tetapi tidak selalu menandai tanggal.

Bagian I · Fondasi

04Kopula です dan kalimat nominal

です bukan sekadar “adalah”. Ia adalah kopula sopan yang menyatakan identitas, status, atau sifat — dan ia berubah bentuk untuk waktu serta polaritas.

Tabel 4.1 — Paradigma kopula
BentukSopanBiasaFormal tertulis
non-past afirmatif
non-past negatif
past afirmatif
past negatif

じゃ adalah bentuk percakapan dari では. Dalam tulisan resmi, gunakan では. Dalam layanan pelanggan, kopula bisa naik menjadi でございます.

私わたしは 学生がくせいです。兄あには 会社員かいしゃいんで、妹いもうとは 高校生こうこうせいではありません。

わたしは がくせいです。あには かいしゃいんで、いもうとは こうこうせいではありません。

Watashi wa gakusei desu. Ani wa kaishain de, imōto wa kōkōsei de wa arimasen.

Saya mahasiswa. Kakak laki-laki saya karyawan, dan adik saya bukan siswa SMA.

です setelah adjektiva-i

Pada adjektiva-i, です hanya menambah kesopanan; ia tidak membawa waktu. Karena itu:

  • 高いです — benar (non-past sopan).
  • 高かったです — benar (past sopan).
  • ×高いでした — salah; past sudah ada di 高かった.
Jebakan

Jangan menambahkan だ setelah adjektiva-i: ×高いだ. Untuk gaya biasa, cukup 高い. Untuk sopan, 高いです.

Menerangkan nomina

Tabel 4.2 — Tiga cara menerangkan nomina
JenisContohAturan
adjektiva-ilangsung menempel
adjektiva-na+ な
nomina+ の

です tidak dapat dipakai di dalam klausa pewatas. Untuk mengatakan “orang yang mahasiswa”, gunakan 学生である人 (atau cukup 学生), bukan ×学生です人.

Kopula dalam layanan

でございます adalah bentuk sangat sopan dari です, lazim di toko, hotel, dan telepon bisnis. Bentuk ini justru lazim untuk diri sendiri atau pihak sendiri sebagai bentuk rendah hati (山田でございます); untuk menaikkan lawan, gunakan でいらっしゃいます.

こちらが 受付うけつけでございます。担当者たんとうしゃを 少々しょうしょうお待まちください。

こちらが うけつけでございます。たんとうしゃを しょうしょう おまちください。

Kochira ga uketsuke de gozaimasu. Tantōsha o shōshō omachi kudasai.

Ini resepsionis. Mohon tunggu sebentar untuk petugas yang bertanggung jawab.

Analogi

です seperti papan nama: ia menempelkan identitas pada subjek. Pada adjektiva-i, papan nama itu hanya menambah kesopanan, bukan mengubah sifat. Pada adjektiva-na dan nomina, papan nama itu wajib hadir agar kalimat memiliki predikat.

II

Mesin konjugasi

活用

Semua bentuk Jepang — dari ます sampai させられませんでした — dibuat dengan satu cara: pilih stem, tempel sufiks. Begitu mesinnya terlihat, hafalan berubah menjadi perhitungan.

05Enam stem dan nama modernnya
06Tiga kelas verba dan cara mengenalinya
07Onbin: perubahan bunyi て・た
08Paradigma sopan lengkap
09Adjektiva i, adjektiva na, dan nomina
10Verba ireguler dan jebakan umum

Bagian II · Mesin konjugasi

Bagian II · Mesin konjugasi

05Enam stem dan nama modernnya

Konjugasi Jepang bukan penambahan awalan atau perubahan akar seperti bahasa Eropa. Yang berubah adalah vokal akhir batang, lalu sufiks menempel pada batang itu.

Verba Jepang memiliki lima vokal batang (a, i, u, e, o) ditambah bentuk て/た. Tata bahasa tradisional memberi nama untuk masing-masing; tata bahasa modern sering memakai nama fungsional. Anda tidak perlu menghafal nama Jepangnya untuk berbicara, tetapi mengenalnya akan memudahkan membaca buku pelajaran dan kamus.

Tujuh nama di bawah ini menamai enam batang yang sama: 終止形 dan 連体形 berbagi bentuk kamus, sedangkan 仮定形 dan 命令形 berbagi stem-e. 意志形 adalah nama modern untuk batang-o.

Tabel 5.1 — Tujuh nama bentuk (contoh: 書く “menulis”)
Nama tradisionalNama modernBentukDipakai untuk
未然形 mizena-stemない, れる (pasif), せる (kausatif)
連用形 ren’yōi-stem / masu-stemます, たい, ながら, 始める
終止形 shūshidictionarymengakhiri kalimat biasa; bentuk kamus
連体形 rentaiattributivemenerangkan nomina: 書く人
仮定形 kateie-stemば (kondisional), potensial
命令形 meireiimperativeperintah kasar
意志形 ishio-stemう / よう (ajakan, niat)

Perhatikan bahwa 書く memakai bentuk yang sama untuk kamus dan untuk menerangkan nomina. Yang membedakan hanyalah posisi: di akhir kalimat ia menjadi predikat; di depan nomina ia menjadi pewatas.

stem + sufiks → bentuk jadi
書か + ない = 書かない  ·  書き + ます = 書きます
Analogi

Stem adalah lego base dengan satu deret tonjolan. Sufiks adalah attachment yang hanya cocok pada deret tertentu. ます menempel di deret-i, ない di deret-a, ば di deret-e. Begitu Anda tahu deret mana yang dipakai, Anda tidak perlu menghafal setiap bentuk secara terpisah — cukup mengingat attachment-nya.

Mengapa disebut “bentuk kamus”

Bentuk kamus (辞書形, jisho-kei) adalah bentuk yang Anda cari di kamus: 食べる, 書く, する. Dari bentuk ini Anda menurunkan semua bentuk lain. Jangan mulai dari ます; mulai dari kamus, lalu hitung stem.

Catatan

Untuk verba ichidan (bab 6), batangnya hanya satu: 食べ. Semua sufiks menempel pada batang yang sama, kecuali bentuk kamus yang menambahkan る. Itulah sebabnya verba ichidan terasa “lebih mudah” tetapi justru sering tertukar dengan godan.

Bagian II · Mesin konjugasi

06Tiga kelas verba dan cara mengenalinya

Sebelum mengonjugasikan, tentukan kelasnya. Salah kelas berarti salah semua bentuk setelahnya.

Tabel 6.1 — Tiga kelas verba
KelasCiri kamusCara kerjaContoh
五段 godan
“lima baris”
Berakhir dengan kana baris-u: う く ぐ す つ ぬ ぶ む る Vokal akhir berpindah baris (a/i/u/e/o) sebelum sufiks
一段 ichidan
“satu baris”
Berakhir -る, dan kana sebelumnya i/e Buang る, tempel sufiks
不規則 fukisoku Hanya dua verba inti Hafalkan bentuk dasarnya

Tes yang paling aman

Jangan menebak dari akhiran -る saja. Uji dengan bentuk ない:

  • Jika る hilang dan diganti ない → ichidan: 食べる → 食べない.
  • Jika る berubah menjadi ら sebelum ない → godan: 帰る → 帰らない.

毎晩まいばん、家族かぞくと 晩ばんご飯はんを 食たべます。

まいばん、かぞくと ばんごはんを たべます。

Maiban, kazoku to bangohan o tabemasu.

Setiap malam saya makan malam bersama keluarga.

食べます berasal dari 食べる (ichidan): batang 食べ + ます. Bandingkan 帰ります dari 帰る (godan): batang 帰り + ます.

Daftar pengecualian yang wajib diingat

Verba berikut berakhiran -iru atau -eru tetapi godan. Mereka adalah sumber kesalahan paling umum.

Tabel 6.2 — Godan yang “menyamar” seperti ichidan
VerbaRomajiBentuk ますArti
kaerupulang
hairumasuk
hashiruberlari
shirutahu
kirumemotong
iruperlu
heruberkurang
aseruterburu-buru
kagirumembatasi
mairupergi (rendah hati)
Kesalahan umum

Menganggap semua verba berakhiran -eru sebagai ichidan. 帰る bukan ichidan; bentuk sopannya 帰ります, bukan 帰ます. Hafalkan daftar di atas sebagai satu blok.

Bentuk ます sebagai alat diagnosis

Jika Anda sudah tahu bentuk sopan sebuah verba, kelasnya bisa dibaca dari kana sebelum ます. Bunyi i hampir selalu menandakan godan; bunyi e atau batang satu suku kata menandakan ichidan.

書きます → i → godan  ·  食べます → e → ichidan  ·  見ます → satu suku → ichidan

Keduanya sudah tercakup aturan di atas: 見 adalah batang satu suku kata, dan 寝 berakhiran -e. Karena itu, tes ない tetap yang paling dapat diandalkan.

Bagian II · Mesin konjugasi

07Onbin: perubahan bunyi て・た

Bentuk て dan た tidak sekadar menempel. Kana akhir verba bertemu dengan て dan melahirkan bunyi baru — onbin (音便, “perubahan bunyi”).

Untungnya, perubahan ini mengikuti lima aturan yang berlaku untuk semua verba godan. Setelah Anda menguasainya, bentuk て dan た dapat dibentuk tanpa melihat kamus.

Tabel 7.1 — Lima aturan onbin
Akhiran kamusMenjadiContohBentuk て / た

毎日まいにち、日本語にほんごを 話はなして、少すこしずつ 覚おぼえていきます。

まいにち、にほんごを はなして、すこしずつ おぼえていきます。

Mainichi, nihongo o hanashite, sukoshizutsu oboete ikimasu.

Setiap hari saya berbicara bahasa Jepang, dan sedikit demi sedikit saya akan menghafalnya.

Ichidan dan ireguler

Verba ichidan tidak mengalami onbin: cukup buang る lalu tempel て/た. 食べる → 食べて, 見る → 見て, 教える → 教えて.

Tabel 7.2 — Ireguler dan pengecualian penting
KamusてたCatatan
Juga pada verba gabungan: 勉強して
Bacaan berubah
Satu-satunya verba -ku dengan って
Adjektiva, bukan verba; batangnya よ
Analogi

Onbin seperti dua lego yang dipaksa menempel: tonjolan dan lekukannya bergeser sampai berbunyi pas. 書き + て tidak diucapkan “kakite” dengan jeda, melainkan melebur menjadi 書いて (“kaite”). Yang berubah adalah bunyinya, bukan maknanya.

Kesalahan umum

Menulis 行いて atau 行いた. 行く adalah pengecualian historis: bentuknya 行って/行った. Bandingkan dengan 書く → 書いて yang mengikuti aturan biasa.

Latihan cepat

Ubah lima verba berikut ke bentuk て dan た, lalu periksa pola bunyinya: 飲む, 待つ, 泳ぐ, 話す, 食べる.

Kunci
飲んで・飲んだ / 待って・待った / 泳いで・泳いだ / 話して・話した / 食べて・食べた. Perhatikan bahwa 飲む berbunyi -nde/-nda (nonda) dan 泳ぐ berbunyi -ide/-ida (oyoida): keduanya berakhiran -da, tetapi bunyi sebelumnya berbeda (ん vs い).

Bagian II · Mesin konjugasi

08Paradigma sopan lengkap

Satu tabel untuk melihat seluruh sistem. Semua bentuk di bawah ini adalah bentuk sopan yang dapat dipakai dalam percakapan sehari-hari dan situasi resmi.

Perhatikan bahwa ます sendiri berkonjugasi: ます → ません → ました → ませんでした. Karena itu, bentuk sopan bukan satu sufiks, melainkan keluarga sufiks yang menempel pada stem-i.

Tabel 8.1 — Paradigma sopan empat verba kunci
Bentuk食べる
ichidan
書く
godan
する
ireguler
来る
ireguler
non-past afirmatif
non-past negatif
past afirmatif
past negatif
progresif
progresif negatif
progresif lampau
desideratif
ajakan
permintaan
larangan halus
potensial
pasif
kausatif
kausatif-pasif
Perhatikan

食べられます bisa berarti “bisa makan” (potensial) atau “dimakan” (pasif). 来られます juga ambigu. Konteks yang menentukan; lihat bab 16 dan 17.

Pola pembentukan

Godan

書く → stem-i 書き → tambah ます. Negatif memakai stem-a 書か + ない. Potensial memakai stem-e 書け + ます.

Ichidan

食べる → buang る → 食べ + sufiks. Tidak ada perubahan vokal. Pasif dan potensial sama-sama 食べられます.

会議かいぎは 三時さんじに 始はじまります。ですから、二時半にじはんまでに 来きてください。

かいぎは さんじに はじまります。ですから、にじはんまでに きてください。

Kaigi wa sanji ni hajimarimasu. Desu kara, nijihan made ni kite kudasai.

Rapat dimulai pukul tiga. Karena itu, datanglah paling lambat pukul dua setengah.

Negatif lampau: dua versi

Bentuk sopan baku memakai ませんでした. Dalam percakapan, なかったです juga sering terdengar, terutama pada adjektiva. Untuk tulisan resmi, gunakan bentuk baku.

Tabel 8.2 — Baku vs percakapan
BakuPercakapanStatus
Percakapan sopan; hindari di surat resmi
Sama; lebih hangat, kurang formal
Keduanya sopan; 高くありませんでした lebih formal
Catatan

ませんでした terasa lebih formal karena seluruh rangkaian tetap berada dalam register ます. なかったです mencampur bentuk biasa (なかった) dengan kopula sopan (です), sehingga terasa lebih santai.

Bagian II · Mesin konjugasi

09Adjektiva i, adjektiva na, dan nomina

Adjektiva Jepang berkonjugasi seperti verba — tetapi dengan aturan yang berbeda, dan dengan satu jebakan besar: です bukan penanda tense.

Adjektiva-i: 高い

Adjektiva-i membawa tense dan polaritasnya sendiri. です hanya menambahkan kesopanan; ia tidak mengubah makna waktu.

Tabel 9.1 — Paradigma 高い “mahal / tinggi”
BentukSopanSopan alternatif
non-past afirmatif—
non-past negatif
past afirmatif—
past negatif
menerangkan nominabuku yang mahal
adverbialmenjadi mahal
kondisionalkalau mahal
Jebakan

高いでした tidak gramatikal. Bentuk lampau adjektiva-i sudah terkandung dalam 高かった; tambahkan です untuk sopan → 高かったです. Jangan menambahkan だ setelah adjektiva-i.

Adjektiva-na: 静か

Adjektiva-na berperilaku seperti nomina. Ia membutuhkan kopula です/だ untuk menjadi predikat, dan memakai な saat menerangkan nomina.

Tabel 9.2 — Paradigma 静か “tenang”
BentukSopanCatatan
non-past afirmatifbentuk kamus: 静かだ
non-past negatifpercakapan: 静かじゃありません
past afirmatif—
past negatifpercakapan: 静かじゃなかったです
menerangkan nominakamar yang tenang
adverbialberbicara dengan tenang
kondisionalkalau tenang

Nomina: 学生

Nomina memakai pola yang sama dengan adjektiva-na, kecuali tidak ada な sebelum nomina lain. Sebagai gantinya, gunakan の.

私わたしは 学生がくせいです。兄あにも 学生がくせいですが、妹いもうとは 高校生こうこうせいではありません。

わたしは がくせいです。あにも がくせいですが、いもうとは こうこうせいではありません。

Watashi wa gakusei desu. Ani mo gakusei desu ga, imōto wa kōkōsei de wa arimasen.

Saya mahasiswa. Kakak laki-laki saya juga mahasiswa, tetapi adik perempuan saya bukan siswa SMA.

Analogi

Adjektiva-i seperti mobil manual: ia mengubah gigi (tense) sendiri, dan です hanya lapisan cat sopan. Adjektiva-na seperti gerobak: ia tidak bergerak sendiri, jadi perlu ditarik kopula です. Karena itu 静かでした benar, tetapi 高いでした tidak.

Pengecualian yang sering muncul

Tabel 9.3 — Bentuk khusus adjektiva
KamusNegatifLampauCatatan
Batangnya よ, bukan い
Mengikuti いい
Reguler, bukan いい
Adjektiva-na walau berakhiran -i
Adjektiva-na

この部屋へやは 静しずかで、広ひろいです。でも、家賃やちんが 高たかいです。

この へやは しずかで、ひろいです。でも、やちんが たかいです。

Kono heya wa shizuka de, hiroi desu. Demo, yachin ga takai desu.

Kamar ini tenang dan luas. Tetapi, sewanya mahal.

Perhatikan 静かで: bentuk penghubung adjektiva-na memakai で, bukan て. Untuk adjektiva-i, bentuk penghubungnya 高くて.

Bagian II · Mesin konjugasi

10Verba ireguler dan jebakan umum

Sebagian besar “pengecualian” Jepang sebenarnya hanya beberapa verba yang sangat sering dipakai. Menguasainya sekali berarti tidak akan salah lagi.

する dan 来る

Tabel 10.1 — Dua verba ireguler inti
BentukCatatan
kamus来る dibaca くる
ます—
negatifBacaan berubah
て—
potensialする memakai bentuk suppletif
pasif—
kausatif—

Verba gabungan する (mis. 勉強する, 電話する, 掃除する) mengikuti pola する: 勉強します, 勉強して, 勉強できます.

ある, いる, くれる

ある tidak memiliki bentuk negatif あらない; negatifnya ない. Bentuk sopannya ありません. いる (ada, untuk makhluk hidup) reguler: います, いません.

時間じかんが ありませんから、今日きょうは 行いきません。

じかんが ありませんから、きょうは いきません。

Jikan ga arimasen kara, kyō wa ikimasen.

Karena tidak ada waktu, hari ini saya tidak pergi.

くれる (memberi kepada saya) adalah ichidan: くれます. Bentuk hormatnya くださる memiliki bentuk sopan tidak reguler: くださいます, bukan くださります. Hal yang sama berlaku untuk いらっしゃる, おっしゃる, なさる.

Tabel 10.2 — Verba hormat dengan bentuk ます khusus
Bentuk kamusBentuk ますArti
memberi (hormat)
ada / pergi / datang (hormat)
berkata (hormat)
melakukan (hormat)

Jebakan lain yang sering muncul

  • いい ≠ いくない. Negatifnya よくない, lampaunya よかった.
  • きれい dan 嫌い adalah adjektiva-na walau berakhiran -i.
  • 同じ tidak memakai な sebelum nomina: 同じ人, bukan 同じな人.
  • です bukan “polite だ”. です tidak dapat dipakai di dalam klausa relatif; di sana gunakan だ atau bentuk biasa.
  • ございます, でございます, おります adalah bentuk suppletif, bukan konjugasi reguler dari あります, です, います.
Catatan

Jangan mencampur おる (rendah hati) dengan いる sebagai “lebih sopan”. おります adalah bentuk rendah hati yang dipakai untuk diri sendiri atau pihak sendiri, bukan untuk atasan.

Rangkuman Bagian II

Tabel 10.3 — Enam prinsip yang harus menjadi refleks
PrinsipIntiContoh
Stem + sufiksSemua bentuk dibuat dengan memilih batang lalu menempel sufiks.
Kelas verbaUji dengan ない. Waspadai -iru/-eru yang godan.
OnbinLima aturan untuk て/た; 行く adalah pengecualian.
Paradigma ますます → ません → ました → ませんでした.
Adjektivai-adj membawa tense sendiri; na-adj butuh kopula.
Iregulerする, 来る, ある, くれる, いい — hafalkan sebagai blok.
Sebelum lanjut

Jika Anda hanya punya waktu untuk satu latihan, tulis ulang sepuluh verba favorit Anda dalam enam bentuk: ます, ません, ました, ませんでした, て, た. Ulangi sampai tidak perlu berpikir.

III

Katalog bentuk

形式

Ini bagian inti buku. Setiap bentuk dijelaskan dari yang paling sering dipakai menuju yang lebih jarang, dengan tabel pembentukan, contoh sopan, nuansa, dan kesalahan yang harus dihindari.

11Keluarga ます
12Bentuk て dan fungsinya
13Bentuk た dan pengalaman
14Bentuk ない dan negasi
15Keinginan: たい・ほしい・たがる
16Potensial: bisa dan mampu
17Pasif: di- dan “mengalami”
18Kausatif dan kausatif-pasif
19Imperatif, larangan, volisional
20Empat kondisional
21Bentuk lanjut dan sastra

Bagian III · Katalog bentuk

Bagian III · Katalog bentuk

11Keluarga ます

Tujuh bentuk pertama yang wajib otomatis. Semuanya dibentuk dari stem-i yang sama, sehingga perbedaannya hanya pada sufiks.

Tabel 11.1 — Keluarga ます (contoh: 行く “pergi”)
BentukContohFungsiNuansa
ますnon-past sopanNetral; default aman
ませんnegatif sopanMenolak dengan sopan
ましたlampau sopanSudah terjadi
ませんでしたlampau negatifBaku; paling formal
ましょうajakanTermasuk pembicara
ましょうかtawaran“Mau saya …?”
ませんかundanganLebih halus daripada ましょう

一緒いっしょに 昼ひるご飯はんを 食たべませんか。

いっしょに ひるごはんを たべませんか。

Issho ni hirugohan o tabemasen ka.

Mau makan siang bersama?

ませんか mengundang lawan untuk ikut; jawabannya bisa ええ、いいですね atau penolakan halus すみません、ちょっと…. Jangan menjawab いいえ、食べません — terlalu langsung.

Yang bisa menempel pada stem-i

Selain ます, stem-i menerima banyak sufiks. Ini membuat satu bentuk dasar dapat menghasilkan banyak makna.

Tabel 11.2 — Sufiks yang menempel pada stem-i
SufiksContohMakna
sambil
ingin
mudah dibaca
sulit dimakan
terlalu
mulai
terus
selesai
perintah (orang tua/guru)

この本ほんは 漢字かんじが 少すくなくて、読よみやすいです。

この ほんは かんじが すくなくて、よみやすいです。

Kono hon wa kanji ga sukunakute, yomiyasui desu.

Buku ini sedikit kanjinya, jadi mudah dibaca.

Catatan

すぎる menempel pada stem-i verba dan pada batang adjektiva-i tanpa い (高すぎる), tetapi pada adjektiva-na memakai batang langsung: 静かすぎる. Bentuk sopannya 高すぎます, 静かすぎます.

Bagian III · Katalog bentuk

12Bentuk て dan fungsinya

て bukan satu bentuk dengan satu makna. Ia adalah konektor yang menerima banyak sufiks dan mengubah fungsi kalimat.

Sendiri, て menghubungkan dua klausa. Setelah ditempeli sufiks, ia menjadi progresif, persiapan, penyesalan, percobaan, dan sebagainya. Karena itu, kuasai dulu て dasar, lalu tambahkan attachment-nya.

Tabel 12.1 — Fungsi inti bentuk て
PolaContoh sopanMakna
て (urut)makan, lalu pergi
て (sebab)karena masuk angin
て (cara)pergi dengan berjalan
てくださいmohon tulis
ていますsedang hujan
てありますjendela sudah dibuka (sengaja)
ておきますpesan lebih dulu
てしまいますsayangnya lupa
てみますcoba makan
てきますpergi beli lalu kembali
ていきますakan terus belajar
てはいけませんdilarang
てもいいですboleh
てからsetelah
てほしいですingin orang lain melakukan

てあげる・てくれる・てもらう

Tiga pola ini mengubah arah manfaat. Pilihannya bergantung pada siapa yang diuntungkan, bukan siapa yang melakukan.

Tabel 12.2 — Arah manfaat
PolaContohArah
てあげますsaya → orang lain
てくれますorang lain → saya
てもらいますsaya menerima tindakan
ていただきますversi rendah hati dari てもらう
Kesalahan umum

てあげます bisa terdengar patronizing bila dipakai kepada atasan atau orang yang tidak akrab. Untuk atasan, gunakan ていただく atau てくださる, bukan てあげる.

なくて vs ないで

Keduanya negatif, tetapi perannya berbeda. なくて menghubungkan sebab atau keadaan; ないで berarti “tanpa melakukan”.

雨あめが 降ふらなくて、よかったです。

あめが ふらなくて、よかったです。

Ame ga furanakute, yokatta desu.

Untung tidak hujan. (sebab/keadaan)

傘かさを 持もたないで 出でかけました。

かさを もたないで でかけました。

Kasa o motanaide dekakemashita.

Saya keluar tanpa membawa payung. (tanpa melakukan)

Analogi

て seperti kabel ekstensi: ia sendiri bukan alat, tetapi bisa disambungkan ke lampu (progresif), kipas (persiapan), atau pengisi daya (percobaan). Yang menentukan fungsi adalah apa yang Anda colokkan di ujungnya.

Bagian III · Katalog bentuk

13Bentuk た dan pengalaman

Bentuk た bukan hanya “lampau”. Ia juga membawa makna penyelesaian, pengalaman, saran, dan penemuan.

Tabel 13.1 — Pola utama dengan た
PolaContoh sopanMakna
た (lampau)kemarin menonton
たことがありますpernah ke Kyoto
たことがありませんbelum pernah
たほうがいいですsebaiknya
たらkalau hujan
たり〜たりしますkadang A, kadang B
たままdalam keadaan terbuka
たばかりですbaru saja
たところですbaru saja (lebih netral)
たとたんbegitu … langsung

留学生りゅうがくせいの 時とき、一度いちど 京都きょうとへ 行いったことがあります。

りゅうがくせいの とき、いちど きょうとへ いったことがあります。

Ryūgakusei no toki, ichido Kyōto e itta koto ga arimasu.

Waktu menjadi pelajar asing, saya pernah sekali pergi ke Kyoto.

たことがあります menekankan pengalaman, bukan waktu. Karena itu, keterangan waktu yang spesifik (“kemarin”) tidak cocok dengan pola ini; gunakan bentuk lampau biasa.

たばかり vs たところ

Keduanya berarti “baru saja”, tetapi sudut pandangnya berbeda. たばかり menekankan bahwa bagi pembicara waktunya masih dekat secara psikologis; たところ menekankan bahwa aksi baru saja selesai secara faktual.

たばかり

日本に来たばかりです。
“Saya baru saja datang ke Jepang.” Bisa berarti beberapa hari lalu.

たところ

今、日本に着いたところです。
“Saya baru saja tiba di Jepang.” Hampir bersamaan dengan sekarang.

Catatan

たまま menyiratkan keadaan yang seharusnya diubah tetapi tidak. 窓を開けたまま寝ました terdengar seperti kelalaian; bandingkan 窓を開けて寝ました yang sekadar “tidur dengan jendela terbuka”.

Bagian III · Katalog bentuk

14Bentuk ない dan negasi

Negasi Jepang punya banyak wajah: ない, ません, ず, ぬ. Masing-masing punya wilayah pakai sendiri.

Tabel 14.1 — Bentuk negatif dan register
BentukContoh (書く)Register / fungsi
ないbiasa; dasar semua bentuk negatif
なかったbiasa lampau
ないですsopan percakapan
ませんsopan baku (verba)
ず(に)tanpa melakukan; formal/tertulis
ぬklasik/tertulis; jarang dalam percakapan

Perhatikan bahwa ありません bukan bentuk negatif dari verba biasa, melainkan negatif sopan dari ある dan pengganti ません dalam beberapa konstruksi. Untuk verba lain, gunakan ません.

Pola negatif yang wajib dikenal

Tabel 14.2 — Konstruksi negatif penting
PolaContoh sopanMakna
ないでくださいmohon jangan
なければなりませんharus
なくてもいいですtidak perlu
ないほうがいいですsebaiknya jangan
ないようにagar tidak
ないとharus (percakapan)
ざるを得ませんtidak punya pilihan selain

明日あしたまでに 申込書もうしこみしょを 出ださなければなりません。

あしたまでに もうしこみしょを ださなければなりません。

Ashita made ni mōshikomisho o dasanakereba narimasen.

Saya harus menyerahkan formulir pendaftaran paling lambat besok.

ないで vs なくて (lanjutan)

Aturan singkatnya: ないで = “tanpa melakukan”; なくて = “karena tidak …” atau “dan tidak …”. Jangan menukar keduanya saat meminta orang melakukan sesuatu.

Tabel 14.3 — Perbandingan langsung
KalimatMakna
Pergi ke sekolah tanpa sarapan.
Karena tidak sarapan, saya lapar.
Keluar tanpa membawa payung.
Karena tidak ada payung, saya kesulitan.
Analogi

ないで adalah jalan tanpa membawa barang: aksinya tetap dilakukan, barangnya tidak ikut. なくて adalah barangnya tidak ada, jadi akibatnya begini: fokusnya pada keadaan yang menyebabkan hasil.

Bagian III · Katalog bentuk

15Keinginan: たい・ほしい・たがる

Bahasa Jepang membedakan keinginan diri sendiri, keinginan orang lain, dan keinginan agar orang lain melakukan sesuatu. Memilih bentuk yang salah bisa terdengar egois atau tidak sopan.

Tabel 15.1 — Tiga jenis keinginan
BentukContoh sopanSubjek yang cocok
たいですdiri sendiri (atau pertanyaan kepada lawan)
たがりますorang ketiga
ほしいですdiri sendiri; benda
ほしがりますorang ketiga
てほしいですingin orang lain melakukan

たい berkonjugasi seperti adjektiva-i: 行きたいです, 行きたくないです, 行きたかったです, 行きたくなかったです.

来年らいねん、日本にほんに 留学りゅうがくしたいと 思おもっています。

らいねん、にほんに りゅうがくしたいと おもっています。

Rainen, Nihon ni ryūgaku shitai to omotte imasu.

Tahun depan saya berpikir ingin belajar di Jepang.

たいと思っています lebih halus daripada たいです karena keinginan disajikan sebagai sesuatu yang sedang dipikirkan, bukan tuntutan.

Kesalahan umum

田中さんは日本へ行きたいです terdengar seperti Anda mengklaim isi kepala orang lain. Untuk orang ketiga, gunakan 行きたがっています, 行きたいそうです, atau 行きたいようです.

Partikel dengan たい dan ほしい

Objek keinginan sering memakai が, bukan を: 水が飲みたいです, 時間がほしいです. Namun を juga muncul, terutama bila verba bermakna sangat transitif atau dalam kalimat panjang. Dalam ujian, が sering dianggap bentuk baku; dalam percakapan, を sama wajar.

Catatan

ほしい tidak dipakai untuk menginginkan tindakan orang lain. Untuk itu gunakan てほしい: 手伝ってほしいです “saya ingin Anda membantu”.

Bagian III · Katalog bentuk

16Potensial: bisa dan mampu

Ada tiga cara mengatakan “bisa” dalam bahasa Jepang, dan ketiganya tidak selalu bisa ditukar: bentuk potensial, ことができる, serta pasangan 見える・聞こえる.

Tabel 16.1 — Pembentukan potensial
KelasAturanContohBentuk sopan
godanstem-e + る
ichidanstem + られる
するsuppletif
来る来られる

私わたしは 漢字かんじが 読よめますが、書かくのは 苦手にがてです。

わたしは かんじが よめますが、かくのは にがてです。

Watashi wa kanji ga yomemasu ga, kaku no wa nigate desu.

Saya bisa membaca kanji, tetapi tidak mahir menulisnya.

Perhatikan partikel が pada objek potensial: 漢字が読めます. Dalam percakapan, を juga muncul (漢字を読めます), tetapi が lebih baku.

ことができる

Bentuk ini lebih formal dan menekankan kemampuan sebagai fakta, bukan keterampilan sesaat. Verba tetap dalam bentuk kamus.

日本語にほんごを 話はなすことができます。

にほんごを はなすことが できます。

Nihongo o hanasu koto ga dekimasu.

Saya bisa berbicara bahasa Jepang.

見える・聞こえる vs 見られる・聞ける

Tabel 16.2 — Persepsi vs kemampuan
BentukContohMakna
terlihat (masuk ke mata)
bisa ditonton (ada kesempatan/izin)
terdengar (masuk ke telinga)
bisa mendengarkan (ada alat/kesempatan)
Jebakan

Untuk verba ichidan, potensial dan pasif sama-sama berakhiran -られる: 食べられます bisa berarti “bisa makan” atau “dimakan”. Konteks dan partikel yang menentukan. Bentuk ら抜き (食べれる, 来れる) umum dalam percakapan, tetapi tidak baku dalam tulisan formal.

Analogi

Potensial seperti kunci yang cocok: 書ける berarti pintunya bisa dibuka. できる lebih seperti keterampilan yang sudah terpasang — bukan soal pintu tertentu, melainkan kemampuan umum. 見える bukan “bisa melihat”, melainkan “sesuatu masuk ke penglihatan”; Anda tidak perlu berusaha.

Bagian III · Katalog bentuk

17Pasif: di- dan “mengalami”

Pasif Jepang tidak hanya “di-”. Ia juga dipakai ketika seseorang mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan — pola yang tidak selalu punya padanan langsung dalam bahasa Indonesia.

Tabel 17.1 — Pembentukan pasif
KelasAturanContohSopan
godanstem-a + れる
ichidanstem + られる
するされる
来る来られる

Pasif langsung

Subjek kalimat adalah pihak yang menerima tindakan; pelaku ditandai に.

私わたしは 先生せんせいに 作文さくぶんを 褒ほめられました。

わたしは せんせいに さくぶんを ほめられました。

Watashi wa sensei ni sakubun o homeraremashita.

Saya dipuji oleh guru karena karangan saya.

Untuk pencipta karya atau penyebab impersonal, gunakan によって: この絵はピカソによって描かれました “lukisan ini dilukis oleh Picasso”.

Pasif “mengalami” (迷惑の受身)

Pola ini menyatakan bahwa subjek dirugikan oleh tindakan orang lain. Verba intransitif pun bisa dipasifkan.

昨日きのう、雨あめに 降ふられて、傘かさを もっていませんでした。

きのう、あめに ふられて、かさを もっていませんでした。

Kinō, ame ni furarete, kasa o motte imasen deshita.

Kemarin saya kehujanan dan tidak membawa payung.

Bandingkan dengan 雨が降りました yang netral. Bentuk pasif menambahkan sudut pandang “saya terganggu”.

Tabel 17.2 — Tiga rasa pasif
JenisContohEfek
langsungmenerima tindakan (bisa positif)
mengalamidirugikan
penciptamenekankan pembuat
Catatan

Pasif juga dipakai sebagai bentuk hormat ringan: 先生は何を話されましたか “apa yang guru katakan?”. Ini bukan pasif makna, melainkan sonkeigo ringan. Jangan bingung dengan pasif sungguhan.

Bagian III · Katalog bentuk

18Kausatif dan kausatif-pasif

Kausatif berarti “membuat/membiarkan seseorang melakukan sesuatu”. Kausatif-pasif berarti “dipaksa melakukan sesuatu” — bentuk yang paling sering muncul dalam keluhan dan deskripsi kerja.

Tabel 18.1 — Pembentukan kausatif
KelasAturanContohSopan
godanstem-a + せる
ichidanstem + させる
するさせる
来る来させる

Membuat vs membiarkan

Kausatif bisa berarti “membuat” (paksaan) atau “membiarkan” (izin), tergantung konteks dan verba. 子供に野菜を食べさせました bisa berarti “saya membuat anak makan sayur” atau “saya membiarkan anak makan sayur”; konteks menentukan.

母ははは 私わたしに 野菜やさいを 食たべさせました。

ははは わたしに やさいを たべさせました。

Haha wa watashi ni yasai o tabesasemashita.

Ibu membuat saya makan sayur.

Penanda pelaku: verba transitif memakai に (学生に本を読ませました); verba intransitif memakai を (子供を買い物に行かせました).

Kausatif-pasif

Tambahkan pasif ke kausatif: させられる. Untuk verba godan, percakapan sering memendekkannya menjadi される (行かされる, 読まされる).

毎日まいにち、先生せんせいに 漢字かんじを 書かかされます。

まいにち、せんせいに かんじを かかされます。

Mainichi, sensei ni kanji o kakasaremasu.

Setiap hari saya dipaksa menulis kanji oleh guru.

Bentuk sopan penuhnya 書かせられます; bentuk 書かされます adalah kontraksi percakapan yang sangat umum. Untuk ichidan tidak ada kontraksi: 食べさせられます. Ireguler: する → させられる, 来る → 来させられる.

Meminta izin

させてください berarti “izinkan saya melakukan”. Versi yang lebih rendah hati: させていただきます.

私わたしに 説明せつめいさせてください。

わたしに せつめいさせてください。

Watashi ni setsumei sasete kudasai.

Izinkan saya menjelaskan.

Kesalahan umum

Memakai させていただきます untuk tindakan yang tidak memerlukan izin. Frasa ini menekankan bahwa Anda menerima izin; bila dipakai berlebihan, terdengar berlebihan sopan dan tidak tulus.

Bagian III · Katalog bentuk

19Imperatif, larangan, volisional

Kelompok ini mengatur “lakukan”, “jangan lakukan”, dan “mari lakukan”. Dalam bahasa sopan, imperatif langsung hampir selalu diganti dengan ください atau なさい.

Tabel 19.1 — Imperatif dan larangan
Bentuk書く食べるCatatan
imperatifKasar; hanya untuk situasi darurat, olahraga, atau antarteman dekat
laranganKasar; jangan dipakai ke atasan
なさいPerintah lembut; guru/orang tua
くださいPermintaan sopan; default aman
ないでくださいLarangan sopan

Imperatif する adalah しろ (atau せよ dalam tulisan formal); 来る menjadi 来い (koi).

Volisional

Volisional menyatakan niat atau ajakan. Bentuk biasa dipakai dalam percakapan santai dan dalam pola seperti 〜ようと思います.

Tabel 19.2 — Volisional
KelasBentuk biasaSopanContoh
godanmari menulis
ichidanmari makan
するmari lakukan
来るmari datang

来年らいねん、日本にほんへ 留学りゅうがくしようと 思おもっています。

らいねん、にほんへ りゅうがくしようと おもっています。

Rainen, Nihon e ryūgaku shiyō to omotte imasu.

Tahun depan saya berniat belajar di Jepang.

Bentuk negatif volisional まい (行くまい, 食べまい) bersifat tertulis/klasik dan jarang dalam percakapan. Artinya “tidak akan” atau “tampaknya tidak akan”.

Catatan

Imperatif dan larangan kasar bukan berarti “bentuk laki-laki”. Keduanya dipakai oleh siapa pun dalam situasi yang tepat: pelatih kepada atlet, pengawas kepada bawahan dalam darurat, atau teman dekat yang bercanda. Yang menentukan adalah hubungan, bukan gender.

Bagian III · Katalog bentuk

20Empat kondisional

Ini salah satu titik yang paling sering membuat pelajar lanjut ragu: と, ば, たら, なら. Semuanya berarti “kalau”, tetapi tidak selalu bisa ditukar.

Tabel 20.1 — Perbandingan empat kondisional
BentukPembentukanMakna intiBatasan
とkamus + と akibat otomatis, kebiasaan, “begitu … maka …” Tidak boleh diikuti permintaan, ajakan, atau niat
ばstem-e + ば; い-adj → ければ hipotesis, syarat Fokus pada syarat; kadang terasa formal
たらlampau + ら satu kali, setelah itu, kalau Paling luas; aman untuk permintaan
ならkamus/nomina + なら “kalau begitu”, berdasarkan konteks Tidak untuk akibat otomatis; nomina tanpa だ

と — akibat otomatis

春になると、桜が咲きます。

Haru ni naru to, sakura ga sakimasu.
Kalau musim semi tiba, sakura mekar.

Tidak bisa: ×春になると、花見に行きましょう.

ば — syarat hipotetis

時間があれば、行きます。

Jikan ga areba, ikimasu.
Kalau ada waktu, saya pergi.

Juga: 安ければ買います.

たら — paling aman

雨が降ったら、中止します。

Ame ga futtara, chūshi shimasu.
Kalau hujan, dibatalkan.

Bisa diikuti permintaan: 着いたら、電話してください.

なら — konteks

京都へ行くなら、新幹線が便利です。

Kyōto e iku nara, shinkansen ga benri desu.
Kalau (memang) ke Kyoto, Shinkansen praktis.

Nomina: 学生なら、割引があります.

駅えきに 着ついたら、電話でんわしてください。

えきに ついたら、でんわしてください。

Eki ni tsuitara, denwa shite kudasai.

Kalau sudah sampai di stasiun, telepon saya.

Analogi

と seperti hukum fisika: tekan tombol, air keluar. ば seperti syarat di kontrak: jika memenuhi syarat, konsekuensinya berlaku. たら seperti janji setelah kejadian: “setelah sampai, kabari”. なら seperti respon terhadap topik: “kalau soal itu, begini”.

Kesalahan umum

Memakai と untuk mengajak: ×時間があると、行きましょう. Gunakan たら atau ば sesuai nuansa. Juga jangan menambahkan だ sebelum なら: 学生だなら salah.

Bagian III · Katalog bentuk

21Bentuk lanjut dan sastra

Bentuk-bentuk ini jarang dalam percakapan sehari-hari, tetapi muncul di berita, novel, pidato, email formal, dan ujian tingkat tinggi.

Tabel 21.1 — Bentuk lanjut yang perlu dikenali
BentukContohMakna / register
ず(に)tanpa melakukan; formal/tertulis
ぬtidak dikenal; klasik
ざるを得ませんtidak ada pilihan selain
べきですseharusnya (moral)
まいtidak akan; tertulis
つつsambil; formal
つつあるsedang dalam proses; formal
ながらもmeskipun; formal
もののmeskipun sudah; tertulis
にもかかわらずmeskipun; sangat formal
がたいsulit untuk (dipercaya)
かねるsulit/tidak dapat (menolak halus)
かねないmungkin (buruk) terjadi

時間じかんが ありませんから、朝あさご飯はんを 食たべずに 出でかけました。

じかんが ありませんから、あさごはんを たべずに でかけました。

Jikan ga arimasen kara, asagohan o tabezu ni dekakemashita.

Karena tidak ada waktu, saya keluar tanpa sarapan.

ずに adalah versi formal dari ないで. する menjadi せず, dan 来る menjadi 来ず.

Kopula formal

である adalah kopula tertulis yang netral; であります adalah versi sopan dalam pidato; でございます adalah versi sangat sopan dalam layanan.

Tabel 21.2 — Tingkatan kopula
BentukContohRegister
biasa
sopan
tertulis/netral formal
pidato/resmi
sangat sopan (layanan)
Catatan

お答えしかねます bukan berarti “saya tidak bisa menjawab karena bodoh”, melainkan penolakan halus: “saya tidak dapat menjawab itu”. Ini sering dipakai layanan pelanggan untuk menolak tanpa menyinggung.

Rangkuman Bagian III

Tabel 21.3 — Peta cepat seluruh katalog bentuk
BentukFungsi utamaContoh sopanNuansa
non-past sopandefault
konektor; dasar aspekserba guna
lampau; pengalamansudah
negasidasar negatif
keinginan pembicaraorang pertama
kemampuanpakai が
dikenai tindakanbisa “mengalami”
membuat/membiarkanarah kekuasaan
perintahkasar; ganti ください
kondisionalpilih per nuansa
formal/tertulisjarang lisan
Urutan frekuensi

Dalam percakapan sehari-hari, urutan kemunculan kasarannya: ます → て → た → ない → たい → 可能 → 受身 → 使役 → kondisional → bentuk sastra. Belajar sesuai urutan ini menghemat waktu.

IV

Pola kalimat

文型

Seratus lebih pola, disusun bukan berdasarkan alfabet atau JLPT, melainkan berdasarkan apa yang ingin Anda lakukan: meminta, mengizinkan, menjelaskan sebab, menduga, atau memberi.

22Permintaan, izin, larangan, kewajiban
23Keinginan, kemampuan, pengalaman, niat
24Aspek dan keadaan
25Sebab, tujuan, akibat
26Syarat, konsesi, waktu
27Kutipan, kabar, dugaan, kesimpulan
28Memberi dan menerima
29Perubahan dan perbandingan
30Pola keigo sehari-hari

Bagian IV · Pola kalimat

Bagian IV · Pola kalimat

22Permintaan, izin, larangan, kewajiban

Kelompok pola yang paling sering dipakai di kantor, sekolah, toko, dan layanan. Perhatikan tingkat paksaan: dari undangan halus sampai kewajiban moral.

Tabel 22.1 — Meminta dan menawarkan
PolaContoh sopanArtiNuansa
Mohon tunggu di sini.Default sopan; お〜ください lebih formal
Jangan memotret di sini.Larangan halus, bukan ancaman
Bisakah Anda memeriksa dokumen ini?Sangat sopan; meminta bantuan
Maukah membantu sedikit?Menghargai kebaikan lawan
Mau makan siang bersama?Undangan; lebih halus dari ましょう
Mari mulai rapat.Termasuk pembicara
Mau saya bawakan barangnya?Tawaran melakukan sesuatu
Tabel 22.2 — Izin, larangan, kewajiban
PolaContoh sopanArtiNuansa
Boleh saya duduk?Meminta izin
Dilarang merokok di sini.Larangan kuat; aturan
Harus dikembalikan besok.Kewajiban percakapan
Harus menyerahkan dokumen.Formal; lisan dan tulisan
Tidak perlu datang hari ini.Ketiadaan kewajiban
Sebaiknya tidur lebih awal.Saran; memakai bentuk lampau
Sebaiknya tidak membicarakan itu.Saran negatif
Janji harus ditepati.Kewajiban moral; jangan untuk hal sepele
Kesalahan umum

たほうがいい memakai bentuk lampau walau merujuk pada saran sekarang: 寝たほうがいい, bukan 寝るほうがいい (yang hanya cocok untuk perbandingan). Sebaliknya, べき memakai bentuk kamus: 守るべき.

Bagian IV · Pola kalimat

23Keinginan, kemampuan, pengalaman, niat

Kelompok ini menjawab pertanyaan: apa yang saya inginkan, bisa, pernah, dan rencanakan.

Tabel 23.1 — Keinginan dan kemampuan
PolaContoh sopanArtiNuansa
Saya ingin pergi ke Jepang.Keinginan pembicara
Adik ingin membeli mobil baru.Keinginan orang ketiga
Saya ingin waktu.Menginginkan benda
Saya bisa berbahasa Jepang.Kemampuan formal
Saya bisa membaca kanji.Kemampuan sehari-hari
Saya pernah ke Kyoto.Pengalaman
Belum pernah makan natto.Tidak berpengalaman
Tabel 23.2 — Percobaan dan niat
PolaContoh sopanArtiNuansa
Saya akan coba makan ini.Mencoba tanpa jaminan
Dia berusaha berdiri.Usaha; sering terhenti
Saya berencana belajar di luar negeri tahun depan.Niat yang sudah bulat
Minggu depan saya dijadwalkan ke Osaka.Rencana terjadwal
Saya sedang berpikir ingin belajar di luar negeri.Lebih halus dari たいです
Catatan

つもり berbeda dari たい: たい adalah keinginan, sedangkan つもり adalah keputusan yang sudah diambil. 予定 menyiratkan jadwal yang mungkin melibatkan orang lain.

Bagian IV · Pola kalimat

24Aspek dan keadaan

Bahasa Jepang membedakan sedang berlangsung, keadaan setelah tindakan, persiapan, dan penyesalan. Semuanya dibangun dari て.

Tabel 24.1 — Aspek dengan て
PolaContoh sopanArtiNuansa
Sekarang sedang hujan.Aksi berlangsung
Dia sudah menikah.Hasil yang menetap
Jendela sudah dibuka (sengaja).Keadaan hasil tindakan sengaja
Saya akan pesan hotel lebih dulu.Persiapan
Sayangnya saya lupa PR.Selesai + penyesalan
Saya pergi beli kopi (lalu kembali).Pergi dan kembali
Saya akan terus belajar.Berlanjut ke masa depan
Tabel 24.2 — Awal, kelanjutan, akhir, dan tahap
PolaContoh sopanArtiNuansa
Mulai belajar bulan depan.Awal; 始まる intransitif
Terus belajar setiap hari.Kelanjutan
Selesai mengerjakan PR.Penyelesaian
Saya baru akan keluar.Baru akan
Saya baru saja tiba di stasiun.Baru selesai
Saya jogging setiap pagi.Kebiasaan berkelanjutan
Kesalahan umum

てあります memakai verba transitif dan subjek が: 窓が開けてあります. Jangan menulis 窓を開けてあります untuk makna ini.

Bagian IV · Pola kalimat

25Sebab, tujuan, akibat

Memilih konektor sebab bukan soal sinonim. Setiap bentuk membawa sikap pembicara: netral, subjektif, formal, atau menyalahkan.

Tabel 25.1 — Sebab dan alasan
PolaContoh sopanArtiNuansa
Karena hujan, saya tidak pergi.Objektif; lebih halus dari から
Karena tidak ada waktu, ayo cepat.Subjektif; bisa berdiri sendiri
Karena topan, kereta berhenti.Formal; sebab langsung
Berkat guru, saya lulus.Hasil baik; terima kasih
Gara-gara hujan, pertandingan batal.Hasil buruk; menyalahkan
Karena terlalu terkejut, saya tak bersuara.Sebab ekstrem; formal
Justru karena berusaha, saya berhasil.Menekankan sebab
Tabel 25.2 — Tujuan dan akibat
PolaContoh sopanArtiNuansa
Menabung untuk belajar di luar negeri.Tujuan; subjek sama, verba volisional
Mencatat agar tidak lupa.Tujuan; verba non-volisional/negatif
Karena terlalu mahal, tidak bisa beli.Sebab berlebihan
Berkat Anda, saya sehat.Frasa sosial; sopan

忘わすれないように、手帳てちょうに 書かいておきます。

わすれないように、てちょうに かいておきます。

Wasurenai yō ni, techō ni kaite okimasu.

Saya catat di buku agenda agar tidak lupa.

Analogi

ので seperti laporan cuaca: netral dan faktual. から seperti alasan yang Anda pertahankan: subjektif. おかげで dan せいで seperti dua sisi koin: yang satu berterima kasih, yang satu menyalahkan.

Bagian IV · Pola kalimat

26Syarat, konsesi, waktu

Tiga kelompok yang sering tertukar: “kalau” (syarat), “meskipun” (konsesi), dan “ketika/selama” (waktu).

Tabel 26.1 — Syarat dan konsesi
PolaContoh sopanArtiNuansa
Kalau musim semi, sakura mekar.Akibat otomatis; bukan untuk ajakan
Kalau ada waktu, saya pergi.Hipotesis; fokus syarat
Kalau hujan, dibatalkan.Paling luas; aman
Kalau ke Kyoto, Shinkansen praktis.Berdasarkan konteks
Bahkan kalau hujan, saya pergi.Konsesi hipotetis
Padahal sudah belajar, saya gagal.Kekecewaan; fakta
Meskipun menerima, saya tidak percaya diri.Formal/tertulis
Meskipun sempit, nyaman.Formal; mengakui kontras
Meskipun hujan, pertandingan digelar.Sangat formal
Asal ada uang, bisa beli.Syarat minimum
Tabel 26.2 — Waktu dan simultanitas
PolaContoh sopanArtiNuansa
Waktu kecil, saya sering berenang.Klausa waktu
Selama libur musim panas, saya bekerja paruh waktu.Sepanjang periode
Selagi saya keluar, paket tiba.Di dalam periode itu
Selagi muda, saya ingin ke luar negeri.Sebelum keadaan berubah
Setiap kali bepergian, saya memotret.Setiap kejadian
Belajar sambil mendengarkan musik.Subjek sama
Belajar sambil memikirkan masa depan.Formal; juga bisa konsesi
Setelah kerja selesai, pergi minum.Urutan setelah
Kembalikan paling lambat jam lima.Batas waktu
Catatan

間 dan 間に sama-sama “selama”, tetapi 間に menekankan titik di dalam rentang: 夏休みの間、働きました (sepanjang libur) vs 夏休みの間に、旅行しました (pada suatu titik selama libur).

Bagian IV · Pola kalimat

27Kutipan, kabar, dugaan, kesimpulan

Kelompok ini mengatur seberapa yakin Anda terhadap informasi: dari “kata orang” sampai “pasti begitu”.

Tabel 27.1 — Kutipan dan kabar
PolaContoh sopanArtiNuansa
Tanaka berkata akan datang besok.Kutipan langsung/tidak langsung
Saya pikir dia akan datang.Pendapat pribadi
Katanya besok hujan.Kutipan santai dalam kalimat sopan
Menurut ramalan, besok hujan.Kabar dari sumber lain
Kue ini tampak enak.Kesan visual; batang adjektiva
Sepertinya dia sibuk.Inferensi dari bukti
Sepertinya besok salju.Kabar/kesan objektif
Tabel 27.2 — Derajat keyakinan
PolaContoh sopanArtiKeyakinan
Mungkin terlambat.Rendah
Besok kemungkinan cerah.Sedang
Seharusnya dia sudah tiba.Ekspektasi logis
Itulah sebabnya dia terlambat.Kesimpulan
Pasti dia pelakunya.Sangat tinggi

天気予報てんきよほうによると、明日あしたは 雪ゆきだそうです。

てんきよほうによると、あしたは ゆきだそうです。

Tenki yohō ni yoru to, ashita wa yuki da sō desu.

Menurut ramalan cuaca, besok akan turun salju.

Kesalahan umum

そうです punya dua arti berbeda. Untuk kabar, ia menempel pada bentuk biasa (雨だそうです). Untuk kesan, ia menempel pada batang (おいしそうです). Mencampur keduanya menghasilkan makna yang salah.

Bagian IV · Pola kalimat

28Memberi dan menerima

Bahasa Jepang tidak hanya mencatat siapa memberi, tetapi juga arah sosial: ke luar, ke dalam, atau diterima. Salah memilih verba bisa membuat kalimat terasa tidak sopan.

Tabel 28.1 — Tiga verba inti
VerbaContoh sopanArtiArah
Saya memberi buku kepada teman.keluar dari pembicara
Teman memberi saya buku.masuk ke pembicara
Saya menerima buku dari guru.diterima
Tabel 28.2 — Memberi/menerima tindakan
PolaContoh sopanArtiNuansa
Saya mengajari adik bahasa Inggris.Manfaat ke luar; bisa patronizing
Ibu membuatkan saya bekal.Manfaat masuk ke pembicara
Saya dibantu teman memperbaikinya.Menerima tindakan
Saya mendapat penjelasan dari guru.Rendah hati
Saya memberi makan anjing.Ke bawahan/hewan; hindari untuk atasan
Guru memberi saya buku.Hormat dari くれます
Saya menerima buku dari guru.Rendah hati dari もらいます
Analogi

Bayangkan tiga pintu: あげる adalah pintu keluar, くれる pintu masuk, dan もらう pintu tempat Anda berdiri menerima. Keigo hanya mengganti nama pintunya: くださる (pintu masuk, hormat) dan いただく (menerima, rendah hati).

Kesalahan umum

Memberi kepada atasan dengan あげます terasa kurang hormat. Gunakan 差し上げます bila memang perlu, atau ubah sudut pandang menjadi “atasan menerima” dengan いただきます.

Bagian IV · Pola kalimat

29Perubahan dan perbandingan

Kelompok ini mengubah keadaan (“menjadi …”), keputusan (“memutuskan …”), dan ukuran (“lebih …, terlalu …”).

Tabel 29.1 — Perubahan dan keputusan
PolaContoh sopanArtiNuansa
Menjadi dingin.Perubahan adjektiva-i
Menjadi guru.Nomina/adjektiva-na
Saya berusaha lari setiap pagi.Usaha/kebiasaan
Saya memutuskan pindah minggu depan.Keputusan pembicara
Diputuskan bahwa saya akan menikah bulan depan.Keputusan pihak lain/keadaan
Tabel 29.2 — Perbandingan dan derajat
PolaContoh sopanArtiNuansa
Hari ini lebih panas dari kemarin.Pembanding
Saya lebih suka anjing daripada kucing.Preferensi
Saya lelah setengah mati.Derajat ekstrem
Perlu sekitar sepuluh menit.Perkiraan
Masakan ini terlalu pedas.Berlebihan

去年きょねんに 比くらべて、今年ことしは 暑あついです。

きょねんに くらべて、ことしは あついです。

Kyonen ni kurabete, kotoshi wa atsui desu.

Dibanding tahun lalu, tahun ini lebih panas.

Catatan

ほど dan くらい sering dipertukarkan, tetapi ほど cenderung lebih formal dan dipakai untuk derajat/ukuran abstrak. くらい lebih percakapan dan sering berarti “kira-kira”.

Bagian IV · Pola kalimat

30Pola keigo sehari-hari

Sebelum masuk ke sistem lengkap di bab 38, kenali dulu pola yang paling sering muncul di kantor, toko, dan telepon.

Tabel 30.1 — Sepuluh pola keigo yang paling berguna
PolaContoh sopanArtiJenis
Guru sudah pulang.尊敬語
Silakan duduk di sini.尊敬語 (permintaan)
Saya akan membawakan barang Anda.謙譲語
Izinkan saya menjelaskan.謙譲語
Ini resepsionis.丁重語
Saya mengetahui hal itu.謙譲語
Saya akan menghubungi.謙譲語
Apakah Anda guru?尊敬語
Besok saya berkunjung ke rumah Anda.謙譲語
Terima kasih dari hati.謙譲語
Arah

Perhatikan arahnya: 尊敬語 menaikkan lawan/subjek yang dihormati; 謙譲語 merendahkan diri sendiri. Jangan menukar keduanya. Bab 38 memberikan tabel lengkap dan aturan pemakaian.

Kesalahan yang paling sering

Tiga kekeliruan ini muncul bahkan pada pelajar tingkat menengah. Semuanya berakar pada satu pertanyaan: siapa yang dinaikkan, dan siapa yang diturunkan?

Tabel 30.2 — Tiga jebakan dan bentuk yang lebih aman
JebakanHindariPilihAlasan
Menaikkan diri sendiri尊敬語 hanya untuk subjek yang dihormati, bukan diri sendiri.
Menumpuk kesopananBentuk させていただく terasa berat; ご説明いたします lebih ringkas dan baku.
Salah memilih お/ごUmumnya お untuk kata asli Jepang, ご untuk kata serapan Tionghoa.

Kalimat yang sama dapat naik atau turun tingkat tanpa mengubah isinya. Yang berubah hanya posisi pembicara terhadap lawan bicara.

Tabel 30.3 — Satu kalimat, tiga tingkat
TingkatKalimatDipakai kepada
BiasaTeman akrab, keluarga.
SopanNetral; aman hampir di semua situasi.
Sopan + 謙譲語Atasan, klien, guru.
Uji cepat

Lihat subjeknya. Jika subjeknya diri sendiri, pakai 謙譲語 atau bentuk biasa; jika subjeknya lawan bicara, pakai 尊敬語. Saat ragu, です・ます hampir selalu aman.

V

Partikel

助詞

Partikel adalah sistem navigasi kalimat. Mereka tidak diterjemahkan satu-satu, tetapi memberi tahu peran setiap kata: siapa pelaku, apa objek, ke mana arah, dan apa yang sedang dibicarakan.

31Peta partikel
32Partikel kasus
33Topik, fokus, dan restriksi
34Partikel konjungtif
35Partikel akhir kalimat
36Partikel majemuk formal
37Pasangan kontras dan penumpukan

Bagian V · Partikel

Bagian V · Partikel

31Peta partikel

Sebelum menghafal satu per satu, lihat peta besarnya. Partikel menjawab pertanyaan yang sama seperti preposisi: siapa, apa, di mana, ke mana, dari mana, dengan apa, untuk siapa.

Tabel 31.1 — Partikel menurut pertanyaan yang dijawab
PertanyaanPartikelContoh
Siapa/apa subjeknya?
Apa objeknya?
Sedang membicarakan apa?
Ke mana?
Di mana tindakan?
Di mana keberadaan?
Dari mana?
Dengan apa?
Sampai mana?
Milik siapa?
Dengan siapa?
Hanya / juga / bahkan?
Analogi

Bayangkan kalimat sebagai perusahaan. Verba adalah pekerjaan yang sedang berlangsung; nomina adalah karyawannya; partikel adalah kartu jabatan yang dikenakan setiap karyawan. が adalah pelaksana, を adalah objek yang dikerjakan, に adalah tujuan/alamat, で adalah lokasi kerja, dan は adalah nama yang sedang dibahas dalam rapat. Tukar kartunya, dan peran karyawan berubah — walau orangnya sama.

Catatan

Partikel bukan preposisi. Preposisi Indonesia berada sebelum kata (“di kantor”); partikel Jepang berada setelah kata (会社で). Karena itu, jangan menerjemahkan kata per kata; terjemahkan peran.

Bagian V · Partikel

32Partikel kasus

Sembilan partikel inti yang menandai peran gramatikal. Kuasai kelompok ini, dan sebagian besar kalimat Jepang sudah bisa Anda baca.

Tabel 32.1 — Partikel kasus
PartikelFungsiContoh sopanKesalahan umum
subjek; informasi baru; kata tanya Memakai は untuk subjek yang baru diidentifikasi
objek langsung; jalur gerak Memakai を dengan 乗る/会う (seharusnya に)
titik waktu; tujuan; penerima; lokasi keberadaan Memakai に untuk lokasi tindakan (seharusnya で)
arah; tujuan (dibaca e) Memakai へ dengan verba statis (いる/ある)
dan (lengkap); dengan; kutipan Memakai と untuk 電話する dalam arti “menelepon”; と berarti “berbicara dengan”
dari; sumber; titik awal; karena Memakai から dalam permintaan maaf formal (lebih halus ので)
daripada; “dari” formal Menulis より…ない untuk “kurang dari”; untuk itu pakai ほど…ない (より…ない = “tidak lebih”)
lokasi tindakan; alat; bahan; rentang Memakai で dengan いる/住む (seharusnya に)
kepemilikan; penghubung nomina; nominalisasi Mengganti が dengan の di klausa utama

を yang bukan objek

を juga menandai jalur gerak dan titik keluar: 公園を歩きます “berjalan melewati taman”, 家を出ます “keluar dari rumah”. Di sini を tidak bisa diganti に.

毎朝まいあさ、公園こうえんを 歩あるいてから、会社かいしゃへ 行いきます。

まいあさ、こうえんを あるいてから、かいしゃへ いきます。

Maiasa, kōen o aruite kara, kaisha e ikimasu.

Setiap pagi, setelah berjalan melewati taman, saya pergi ke kantor.

に vs で: titik vs panggung

に menandai titik — tempat sesuatu berada atau tujuan. で menandai panggung — tempat tindakan berlangsung.

Tabel 32.2 — Kontras に dan で
KalimatMakna
Berada di sekolah (keberadaan).
Belajar di sekolah (tindakan).
Tinggal di Tokyo (keadaan).
Bekerja di Tokyo (tindakan).
Kesalahan umum

×学校でいます salah karena いる menyatakan keberadaan, bukan tindakan. Sebaliknya ×図書館に勉強します salah karena 勉強する adalah tindakan.

Bagian V · Partikel

33Topik, fokus, dan restriksi

Kelompok ini tidak menandai peran gramatikal, melainkan sudut pandang: apa yang dibicarakan, apa yang ditonjolkan, dan seberapa sempit cakupannya.

Tabel 33.1 — Topik dan penekanan
PartikelFungsiContoh sopanNuansa
topik; kontras“Kalau saya, …”; bisa kontras
juga; bahkan (jumlah)Menggantikan が/を
justru; inilahPenekanan kuat
bahkan; syarat minimumSering negatif; さえ…ば
bahkan (formal)Lebih tertulis dari さえ
sampai; bahkan (titik ekstrem)Juga “bahkan … pun”
Tabel 33.2 — Restriksi dan daftar
PartikelFungsiContoh sopanNuansa
hanya; batas netralBatas netral; tidak selalu sukarela
hanya (dengan negatif)Wajib predikat negatif
hanya; penuh; baru sajaFrekuensi berlebihan
dan sebagainyaNetral; sering menghapus が/を
hal seperti; meremehkanBisa kasar; jangan ke atasan
hal seperti; tidak percayaMeremehkan/terkejut
hal seperti A dan BPercakapan; tidak formal
daftar tidak lengkapDaftar terbuka
ketidakpastian; daftar kaburBisa terdengar meremehkan
pertanyaan; pilihan; ketidakpastianMenghapus が/を setelah pilihan

水みずだけ飲のみます。でも、水みずしか飲のみません。

みずだけ のみます。でも、みずしか のみません。

Mizu dake nomimasu. Demo, mizu shika nomimasen.

Saya hanya minum air. Tetapi, saya tidak minum apa pun selain air.

Analogi

だけ adalah garis batas yang Anda gambar sendiri: “cukup sampai sini”. しか adalah garis batas yang dikelilingi pagar negatif: tidak ada jalan lain. ばかり adalah tumpukan: bukan batas, melainkan banyaknya sesuatu yang menumpuk.

Bagian V · Partikel

34Partikel konjungtif

Konjungtif menghubungkan dua klausa. Pilihannya menentukan hubungan logis: sebab, kontras, urutan, syarat, atau simultanitas.

Tabel 34.1 — Konjungtif sebab dan kontras
PartikelFungsiContoh sopanNuansa
karena (objektif)Halus; cocok untuk alasan formal
padahalKekecewaan; tidak untuk permintaan
tetapi (santai)Percakapan; kurang formal
tetapi (formal); pembukaNetral-formal; juga “maaf, tapi …”
dan lagipula; daftar alasanMenyiratkan masih ada alasan lain
Tabel 34.2 — Konjungtif waktu, urutan, syarat
PartikelFungsiContoh sopanNuansa
sambilSubjek sama
sambil; meskipunFormal/tertulis
A dan B (dan sebagainya)Daftar tindakan; wajib diakhiri する
kalau (hipotesis)Fokus syarat
kalau/setelahPaling luas; aman
kalau begituBerdasarkan konteks
kalau/begituAkibat otomatis
meskipunKonsesi hipotetis

週末しゅうまつは 映画えいがを 見みたり、本ほんを 読よんだりします。

しゅうまつは えいがを みたり、ほんを よんだりします。

Shūmatsu wa eiga o mitari, hon o yondari shimasu.

Akhir pekan saya menonton film, membaca buku, dan sebagainya.

Kesalahan umum

たり harus diakhiri する: 映画を見たり、本を読んだりします. Tanpa する, kalimatnya menggantung. Juga jangan memakai たり untuk nomina.

Bagian V · Partikel

35Partikel akhir kalimat

Partikel ini tidak mengubah makna proposisi kalimat; ia mengubah sikap pembicara: meminta konfirmasi, memberi informasi, atau melunakkan pernyataan.

Tabel 35.1 — Partikel akhir kalimat
PartikelFungsiContohNuansa
pertanyaanNetral; wajib dalam pertanyaan sopan
konfirmasi; berbagi info“Ya, kan?”; mencari persetujuan
memberi informasi“Lho, besok libur”; bisa terasa mendesak
pernyataan lembutFeminin/regional; tidak untuk pria formal modern
penegasan kuatMaskulin/santai; tidak dengan ます
penegasan santaiMaskulin/santai; akrab
monolog; persetujuanNetral–maskulin; monolog/persetujuan; juga larangan + kamus
penegasan ringanSantai; bisa terdengar angkuh
“saya bertanya-tanya”Feminin; tidak untuk email bisnis
penjelasan; pertanyaan santaiMeminta penjelasan; versi sopan: んですか
“saya bertanya-tanya”Santai; ragu-ragu
Catatan

Label “maskulin” dan “feminin” di atas adalah kecenderungan pemakaian, bukan aturan biologis. Yang menentukan adalah situasi dan hubungan. Partikel ぞ, ぜ, さ biasanya menempel pada bentuk biasa; ます + ぞ jarang dan terasa arkais.

明日あしたは 雨あめですか。天気予報てんきよほうでは 晴はれだそうですが。

あしたは あめですか。てんきよほうでは はれだそうですが。

Ashita wa ame desu ka. Tenki yohō de wa hare da sō desu ga.

Besok hujan? Padahal menurut ramalan cuaca katanya cerah.

Bagian V · Partikel

36Partikel majemuk formal

Partikel majemuk adalah gabungan partikel dengan verba atau nomina yang sudah membeku menjadi satu penanda. Mereka adalah tanda register tertulis dan sering muncul di berita, laporan, dan email formal.

Tabel 36.1 — Tentang, sudut pandang, peran
BentukFungsiContoh sopanKesalahan umum
tentangMemakai をめぐって untuk topik netral
bagi (evaluasi)Memakai にとって untuk peran tindakan (pakai として)
sebagai (peran)Memakai として untuk evaluasi (pakai にとって)
terhadapMemakai に対して untuk kontak fisik (pakai に)
mengenai (formal)Menyamakan dengan について (lebih formal)
oleh; karena; tergantungMemakai によって untuk sebab langsung sederhana
Tabel 36.2 — Rentang, media, sebab, kontras
BentukFungsiContoh sopanKesalahan umum
sepanjang (rentang)Untuk kejadian titik
melalui (media)Untuk rentang waktu (pakai にわたって)
seputar (konflik)Untuk diskusi netral
seiringUntuk keadaan statis
sesuaiUntuk sebab langsung (pakai で/によって)
berdasarkanMenyamakan dengan で
selain ituUntuk daftar sederhana (pakai と)
dibandingMenambah より sekaligus
sebagai gantiLupa の setelah nomina
berkatUntuk hasil buruk (pakai せいで)
gara-garaUntuk hasil baik
padahal (kritik)Dalam konteks formal/sopan
meskipun (formal)Dalam percakapan santai (pakai けど)
meskipunTertukar dengan ながら simultan
Bentuk turunan

Banyak partikel majemuk memiliki varian formal: について → につきまして / についての; によって → により / による; に対して → に対し / に対する; にわたって → にわたり; に基づいて → に基づき. Varian 〜の dipakai saat menerangkan nomina: 日本についての本.

Bagian V · Partikel

37Pasangan kontras dan penumpukan

Tujuh pasangan yang paling sering membingungkan, lalu aturan menumpuk partikel — bagian yang jarang diajarkan tetapi sangat menentukan kelancaran.

Tabel 37.1 — Tujuh pasangan kontras
PasanganAturanKontras minimal
は = topik/kontras, informasi lama. が = subjek, informasi baru, identifikasi, kata tanya.
に = keberadaan, tujuan, titik waktu. で = lokasi tindakan, alat.
Verba transitif → objek を; verba intransitif → subjek が. Potensial/keinginan sering memakai が.
へ = arah/jalur; に = titik tujuan yang tepat.
から = alasan subjektif, bisa mengakhiri kalimat; ので = objektif/sopan; だから = konjungsi di awal kalimat.
だけ = batas netral; しか + negatif = tidak ada alternatif; ばかり = frekuensi/penuh.
まで = “bahkan” sebagai titik terjauh; さえ = “bahkan” sebagai batas minimum, sering negatif.

Penumpukan partikel

Partikel bisa bertumpuk, tetapi urutannya tidak bebas. は dan も selalu berada paling akhir; の mengubah partikel sebelumnya menjadi pewatas nomina.

Tabel 37.2 — Pola penumpukan yang benar
PolaContohMakna
kepada ibu (kontras/topik)
di Tokyo (topik)
dengan dia (kontras)
ke Kyoto (kontras)
dari besok (topik)
janji dengan guru
surat ke Kyoto
telepon dari ibu
jalan sampai ke stasiun
belajar di perpustakaan
paling lambat jam sembilan
tergantung orangnya
Aturan penggantian

は dan も menggantikan が dan を, bukan menumpuk di belakangnya. Jadi 私は, bukan 私がは; 本も, bukan 本をも. Untuk に/で/と, penumpukan diperbolehkan: には, では, とは.

Batasan の

Jangan menempelkan の langsung pada に・は・も・が・を untuk membentuk pewatas. Gunakan bentuk majemuk: への, に対する, についての. Contoh: 日本への手紙, bukan 日本にの手紙.

VI

Keigo & percakapan

敬語

Keigo bukan sekadar “bahasa sopan”. Ia adalah sistem yang mengatur arah hormat: menaikkan lawan, merendahkan diri, atau menghaluskan ucapan. Bagian ini menutup teori dengan tiga percakapan nyata.

38Sistem keigo lengkap
39Tiga percakapan beranotasi

Bagian VI · Keigo & percakapan

Bagian VI · Keigo & percakapan

38Sistem keigo lengkap

Ada lima lapis keigo, bukan tiga. Memahami arahnya lebih penting daripada menghafal daftar kata: siapa yang dinaikkan, siapa yang direndahkan, dan kepada siapa kalimat itu diucapkan.

Tabel 38.1 — Lima lapis keigo
LapisFungsiContohArah
尊敬語 sonkeigomenaikkan lawan/subjek yang dihormati↑ orang lain
謙譲語 kenjōgomerendahkan diri/pihak sendiri↓ diri sendiri
丁寧語 teineigomenghormati lawan bicara secara umum→ lawan bicara
丁重語 teichōgomerendahkan diri tanpa objek tertentu↓ diri, → lawan
美化語 bikagomemperhalus kata bendamenghaluskan

Aturan emasnya satu: jangan menaikkan diri sendiri, jangan merendahkan lawan. Kesalahan keigo hampir selalu berasal dari melanggar arah ini, bukan dari kurang hafal kosakata.

Tabel verba hormat

Tabel 38.2 — Dua puluh verba yang paling sering dipakai
ArtiBiasaSopan尊敬語謙譲語
melihat
bertemu
ada (hidup)
pergi
datang
makan/minum
melakukan
berkata
tahu
menerima
memberi (keluar)
memberi (masuk)
memakai
tidur
meninggal
mendengar/bertanya
membaca
menulis
menunggu
meminjam
Catatan

Beberapa bentuk di kolom 謙譲語 — 参る, おる, いたす, 申す — secara teknis termasuk 丁重語: merendahkan diri tanpa objek tertentu. Di tabel ini digabung karena fungsinya sama.

Pola produktif

Tabel 38.3 — Empat pola yang bisa dipakai pada banyak verba
PolaContohJenis
尊敬語 (wago)
尊敬語 (kango)
謙譲語 (wago)
謙譲語 (kango)

Untuk kata asli Jepang (wago), umumnya dipakai お; untuk kata serapan Tionghoa (kango), ご. Banyak pengecualian: お茶, お電話, お宅, ごゆっくり.

Kesalahan yang harus dihindari

  • Menghormati diri sendiri. ×私はいらっしゃいます. Gunakan おります atau います.
  • Merendahkan atasan. 部長がいらっしゃいます benar; ×部長がおります salah.
  • Keigo ganda. ×お召し上がりになる — cukup 召し上がる. ×お伺いする — cukup 伺う.
  • Menghormati keluarga sendiri di depan orang luar. Bila berbicara tentang ibu Anda kepada pelanggan, gunakan 母 dan bentuk rendah hati, bukan お母様.
  • Bentuk ます khusus. いらっしゃいます, くださいます, おっしゃいます, なさいます — bukan 〜ります.
Analogi

Keigo seperti tata krama di meja makan: ada aturan tentang siapa dilayani lebih dulu, siapa yang menuangkan minum, dan bagaimana cara menerima. Anda tidak perlu memakai semua aturan di rumah sendiri, tetapi di jamuan resmi arah pelayanan harus jelas. Kesalahan bukan karena kurang mewah, melainkan karena arahnya terbalik.

部長ぶちょうは 明日あした、東京とうきょうへ いらっしゃいます。私わたしは 来週らいしゅう、大阪おおさかへ 参まいります。

ぶちょうは あした、とうきょうへ いらっしゃいます。わたしは らいしゅう、おおさかへ まいります。

Buchō wa ashita, Tōkyō e irasshaimasu. Watashi wa raishū, Ōsaka e mairimasu.

Kepala bagian akan pergi ke Tokyo besok. Saya akan pergi ke Osaka minggu depan.

Bagian VI · Keigo & percakapan

39Tiga percakapan beranotasi

Tiga situasi yang paling sering ditemui pelajar lanjut: kantor, toko, dan telepon. Perhatikan bukan hanya kosakata, tetapi juga siapa yang dinaikkan.

Dialog 1 · Di kantor

Atasan dan bawahan; permintaan konfirmasi
PeranUcapanRomajiArti
BawahanBuchō, oisogashii tokoro shitsurei itashimasu.Maaf mengganggu saat sibuk, Kepala Bagian.
BawahanAshita no kaigi no shiryō wa, mō oyomi ni narimashita ka.Apakah Anda sudah membaca materi rapat besok?
AtasanHai, haiken shimashita. Itten kakunin sasete itadakitai no desu ga.Ya, sudah saya baca. Saya ingin mengonfirmasi satu hal.
BawahanDōzo.Silakan.
AtasanKochira, sūji ga sukoshi chigau yō desu ga.Sepertinya angka di sini sedikit berbeda.
BawahanA, hontō da. Naoshite okimasu.Ah, benar. Saya akan perbaiki.
BawahanArigatō gozaimasu. Dewa, shūseiban o buchō ni okurishimasu.Terima kasih. Kalau begitu, saya kirim versi revisinya.
AtasanOnegai shimasu.Mohon.
Anotasi

拝見しました adalah 謙譲語 untuk “saya melihat”; ご覧になりました dipakai untuk tindakan atasan. させていただきたい meminta izin secara halus, bukan memerintah.

Dialog 2 · Di toko

Pelanggan dan staf; transaksi
PeranUcapanRomajiArti
StafIrasshaimase.Selamat datang.
PelangganSumimasen, kono kasa wa ikura desu ka.Permisi, payung ini berapa harganya?
StafKochira wa sanzen en de gozaimasu.Ini tiga ribu yen.
PelangganDewa, kore o kudasai.Kalau begitu, saya ambil yang ini.
StafArigatō gozaimasu. Hōsō itashimashō ka.Terima kasih. Mau saya bungkus?
PelangganIie, daijōbu desu.Tidak, tidak perlu.
StafKashikomarimashita. Kochira, otsuri de gozaimasu.Baik. Ini kembaliannya.
PelangganArigatō gozaimashita.Terima kasih.
Anotasi

でございます adalah kopula sopan untuk layanan; かしこまりました adalah “baik, saya mengerti” yang lebih formal daripada わかりました. お釣り memakai お sebagai bikago.

Dialog 3 · Di telepon

Dua perusahaan; meninggalkan pesan
PeranUcapanRomajiArti
PeneleponOsewa ni natte orimasu. Tanaka Shōji no Satō to mōshimasu.Terima kasih atas kerja samanya. Saya Sato dari Tanaka Trading.
PenerimaItsumo osewa ni natte orimasu. Yamada de gozaimasu.Terima kasih atas kerja samanya. Saya Yamada.
PeneleponOsoreirimasu ga, Suzuki-sama wa irasshaimasu ka.Maaf, apakah Bapak/Ibu Suzuki ada?
PenerimaMōshiwake gozaimasen. Suzuki wa tadaima gaishutsu shite orimasu.Mohon maaf. Suzuki sedang keluar.
PeneleponSō desu ka. Nanji goro omodori ni narimasu ka.Begitu. Kira-kira jam berapa beliau kembali?
PenerimaYoji goro modoru yotei de gozaimasu.Dijadwalkan kembali sekitar jam empat.
PeneleponDewa, omodori ni narimashitara, odenwa itadakemasu ka.Kalau begitu, mohon minta beliau menelepon saya setelah kembali.
PenerimaKashikomarimashita. Dengon o uketamawarimasu.Baik. Saya akan menerima pesannya.
Anotasi

お世話になっております adalah pembuka standar telepon bisnis. 恐れ入りますが melunakkan permintaan. おります merendahkan pihak sendiri (Suzuki), sedangkan いらっしゃいます menaikkan lawan.

Frasa telepon yang wajib dikenali

Tabel 39.1 — Sepuluh frasa standar telepon bisnis
FrasaRomajiFungsi
MoshimoshiPembuka telepon (hanya telepon).
Osewa ni natte orimasu.Sapaan standar antarp perusahaan.
Osoreirimasu ga…Melunakkan permintaan.
Shōshō omachi kudasai.Mohon tunggu sebentar.
Odenwa ga tōi yō desu.“Suara Anda kurang terdengar.”
Dengon o uketamawarimasu.Saya akan menerima pesan.
Orikaeshi odenwa itashimasu.Kami akan menelepon balik.
Omatase itashimashita.Maaf membuat Anda menunggu.
Shitsurei itashimasu.Permisi (menutup percakapan).
Kashikomarimashita.Baik, saya mengerti (formal).
Etiket

Sebutkan nama dan perusahaan Anda lebih dulu, lalu tujuan. Jangan memakai もしもし untuk menelepon atasan atau pelanggan; gunakan お世話になっております setelah mereka mengangkat.

VII

Rujukan & latihan

練習

Enam puluh soal untuk menguji apakah tabel sudah menjadi refleks, lembar ringkasan untuk dibawa ke mana-mana, serta glosarium dan bibliografi untuk memeriksa sendiri.

40Lembar ringkasan
41Latihan 60 soal + kunci
42Glosarium dan indeks
43Bibliografi dan catatan verifikasi

Bagian VII · Rujukan & latihan

Bagian VII · Rujukan

40Lembar ringkasan

Empat tabel yang merangkum seluruh buku. Cocok dicetak terpisah atau dibuka saat menulis.

40.1 Master konjugasi

Tabel 40.1 — Semua bentuk inti dalam empat kelas
Bentuk書く
godan
食べる
ichidan
する来る
ます
ません
ました
ませんでした
て
た
ない
なかった
たい
ましょう
ください
可能
受身
使役
使役受身
ば
命令

40.2 Register dan keigo

Tabel 40.2 — Sepuluh verba dalam empat register
ArtiBiasaSopan尊敬語謙譲語
melihat
pergi
datang
makan
melakukan
berkata
ada (orang)
tahu
menerima
menunggu

40.3 Peta partikel

Tabel 40.3 — Partikel inti menurut fungsi
FungsiPartikelContoh
topik/kontras
subjek/informasi baru
objek
tujuan/titik
lokasi tindakan/alat
asal/sebab
perbandingan
kepemilikan
sertaan/kutipan
juga
hanya (netral)
hanya (negatif)
bahkan
daftar
pertanyaan

40.4 Empat kondisional

Tabel 40.4 — Ringkasan と・ば・たら・なら
BentukBentuk jadiMaknaJangan dipakai untuk
akibat otomatispermintaan/ajakan
hipotesis/syarat— (boleh; と lebih umum)
kalau/setelah— (paling luas)
kalau begituakibat otomatis

40.5 Alur memilih bentuk

  1. Tentukan register. Situasi resmi/orang baru → sopan. Teman/keluarga → biasa. Lawan yang dihormati → tambahkan keigo.
  2. Tentukan jenis predikat. Verba, adjektiva-i, adjektiva-na, atau nomina. Jangan mencampur aturan.
  3. Tentukan waktu dan polaritas. Non-past/past × afirmatif/negatif. Ingat: tidak ada future tense.
  4. Tentukan aspek. Sedang berlangsung (ている), hasil (てある), persiapan (ておく), penyesalan (てしまう).
  5. Tentukan modalitas. Ingin, bisa, harus, boleh, mungkin, seharusnya. Pilih pola dari bab 22–27.
  6. Periksa partikel. Siapa pelaku, apa objek, di mana, ke mana. Baru setelah itu susun kalimat.

Bagian VII · Latihan

41Latihan 60 soal + kunci

Kerjakan tanpa melihat kunci. Setiap set memiliki kunci yang bisa dibuka di versi HTML; di versi cetak, kunci tercetak tepat setelah soal.

Set A · Konjugasi (10 soal, 20 jawaban)

Ubah setiap verba ke bentuk ます dan bentuk て.

  1. 書く
  2. 食べる
  3. 行く
  4. する
  5. 来る
  6. 読む
  7. 待つ
  8. 話す
  9. 泳ぐ
  10. 買う
Kunci Set A

1. 書きます/書いて 2. 食べます/食べて 3. 行きます/行って 4. します/して 5. 来ます/来て
6. 読みます/読んで 7. 待ちます/待って 8. 話します/話して 9. 泳ぎます/泳いで 10. 買います/買って

Perhatikan 行って (bukan 行いて) dan 泳いで (bukan 泳ぎて).

Set B · Ubah ke bentuk sopan (10 soal)

  1. 明日、東京へ行く。
  2. 昨日、映画を見た。
  3. 学生だ。
  4. 高くない。
  5. 静かだった。
  6. 食べない。
  7. 来なかった。
  8. 勉強している。
  9. 本を読めない。
  10. 早く寝ろ。
Kunci Set B

1. 明日、東京へ行きます。 2. 昨日、映画を見ました。 3. 学生です。 4. 高くないです(高くありません)。
5. 静かでした。 6. 食べません。 7. 来ませんでした。 8. 勉強しています。 9. 本が読めません(本を読めません juga benar)。
10. 早く寝てください。

Nomor 9: が lebih baku, tetapi を juga lazim. Nomor 10: imperatif kasar diganti permintaan sopan.

Set C · Isi partikel (20 soal)

  1. 私_学生です。
  2. 毎朝、新聞_読みます。
  3. 七時_駅_着きます。
  4. 図書館_勉強します。
  5. 先生_相談します。
  6. 九時_始まります。
  7. 今年は去年_暑いです。
  8. 水_飲みます。
  9. 水_飲みません。
  10. 雨_降っています。
  11. 東京_住んでいます。
  12. 京都_行きます。
  13. これは私_本です。
  14. 彼は文句_言っています。
  15. 明日_休みです。
  16. 誰_来ましたか。
  17. 学校_歩きました。
  18. 母_手紙を書きます。
  19. 果物_買いました。
  20. 雨_降っても、行きます。
Kunci Set C

1. は 2. を 3. に/に 4. で 5. と/に 6. から/に 7. より 8. だけ(ばかり) 9. しか 10. が(は)
11. に 12. へ(に) 13. の 14. ばかり(を) 15. は(が) 16. が 17. へ/まで 18. に/へ 19. を(など) 20. が(は)

Nomor 9: しか wajib diikuti predikat negatif. Nomor 19: を adalah jawaban dasar; など menambahkan arti “dan sebagainya”.

Set D · Pilih bentuk yang tepat (10 soal)

  1. 春に(なると/なったら)、桜が咲きます。
  2. 時間が(あれば/あるなら)、行きます。
  3. 雨が(降ったら/降ると)、中止します。
  4. 京都へ(行くなら/行けば)、新幹線が便利です。
  5. 勉強した(のに/ので)、失敗しました。
  6. 雨(ので/のせいで)、遅れました。
  7. 先生の(おかげで/せいで)、合格しました。
  8. 高(すぎて/ほど)、買えません。
  9. 日本語が(話せます/話します)。
  10. 先生に(褒められました/褒めさせました)。
Kunci Set D

1. と(なったら juga benar) 2. あれば(あるなら juga benar) 3. 降ったら 4. 行くなら 5. のに 6. のせいで 7. おかげで 8. すぎて 9. 話せます 10. 褒められました

Nomor 1: akibat otomatis. Nomor 3: たら aman untuk permintaan/keputusan. Nomor 10: pasif “dipuji”, bukan kausatif “menyuruh memuji”.

Set E · Terjemahkan ke Jepang sopan (10 soal)

  1. Saya pergi ke sekolah setiap hari.
  2. Kemarin saya makan sushi.
  3. Tolong tunggu sebentar.
  4. Saya bisa berbahasa Jepang.
  5. Karena hujan, saya tidak pergi.
  6. Saya pernah ke Kyoto.
  7. Ini buku saya.
  8. Sebaiknya tidur lebih awal.
  9. Saya dipuji oleh guru.
  10. Meskipun hujan, saya pergi.
Kunci Set E

1. 毎日、学校へ行きます。 2. 昨日、寿司を食べました。 3. 少々お待ちください。 4. 日本語が話せます。
5. 雨なので、行きません。 6. 京都へ行ったことがあります。 7. これは私の本です。
8. 早く寝たほうがいいです。 9. 先生に褒められました。 10. 雨が降っても、行きます。

Jawaban lain yang setara dapat diterima selama register dan partikelnya benar.

Cara menilai

Hitung satu poin per soal (Set A: satu poin bila kedua bentuk benar). Di bawah 40: ulangi bab 5–10. 40–49: ulangi bagian yang salah dan kerjakan ulang. 50–55: baik; periksa nuansa pada jawaban yang hampir benar. 56–60: siap melanjutkan ke bacaan asli dan latihan menulis.

Bagian VII · Rujukan

42Glosarium dan indeks

Istilah gramatikal yang dipakai di buku ini, lalu indeks bentuk dan partikel dengan rujukan bab.

Glosarium

活用 katsuyō
Konjugasi; perubahan bentuk verba/adjektiva.
未然形 mizenkei
Stem-a pada godan; ichidan memakai batang; する/来る khusus. Dasar untuk ない, れる, せる.
連用形 ren’yōkei
Stem-i; dasar untuk ます, たい, ながら.
終止形 shūshikei
Bentuk akhir kalimat; sama dengan bentuk kamus pada verba.
連体形 rentaikei
Bentuk pewatas nomina.
仮定形 kateikei
Stem-e; dasar untuk ば dan potensial godan.
命令形 meireikei
Bentuk imperatif.
意志形 ishikei
Stem-o; dasar untuk う/よう (volisional).
五段 godan
Verba yang vokal akhirnya berubah melalui lima tingkatan a-i-u-e-o.
一段 ichidan
Verba yang batangnya tetap; buang る lalu tempel sufiks.
音便 onbin
Perubahan bunyi pada て/た (って, んで, いて, いで, して).
丁寧語 teineigo
Lapis sopan です・ます untuk lawan bicara.
尊敬語 sonkeigo
Lapis hormat yang menaikkan lawan/subjek.
謙譲語 kenjōgo
Lapis rendah hati yang merendahkan diri/pihak sendiri.
丁重語 teichōgo
Rendah hati tanpa objek tertentu; mis. 参ります, おります.
美化語 bikago
Awalan お/ご yang memperhalus kata benda.
助詞 joshi
Partikel; penanda peran dan hubungan.
助動詞 jodōshi
Auxiliar; mis. ます, ない, れる, させる, そう.
受身 ukemi
Pasif; termasuk pasif “mengalami”.
使役 shieki
Kausatif; membuat/membiarkan.
可能 kanō
Potensial; bisa/mampu.
希望 kibō
Keinginan; たい, ほしい, たがる.
条件 jōken
Kondisional; と, ば, たら, なら.
推量 suiryō
Dugaan; でしょう, かもしれない, はず.
伝聞 denbun
Kabar dari sumber lain; そうです, らしいです.
敬体 keitai
Gaya sopan (です・ます).
常体 jōtai
Gaya biasa (da/dearu).
複合助詞 fukugō joshi
Partikel majemuk; について, にとって, によって.
縮約 shukuyaku
Pemendekan; では → じゃ, ている → てる.

Indeks bentuk dan partikel

あげる §28

ある §10

いい §9

いる §10

お〜になる §30, §38

お〜する §38

が §32, §33, §37

か §33, §35

から §25, §32, §34

ください §19, §22

くれる §28

ございます §10, §38

ことにする §29

ことができる §16

さえ §33, §37

しか §33, §37

する §10

ず(に) §14, §21

そう §27

たい §15

たことがある §13

だけ §33, §37

たら §20, §34

て §12

てあげる §28

ている §24

ておく §24

てしまう §24

てみる §23

と §20, §32, §34

とき §26

ない §14

ないで §14

なければ §14

ながら §26, §34

なら §20, §34

に §32, §37

ので §25, §34

のに §26, §34

は §33, §37

ば §20, §34

べき §21

ほど §29

まで §33, §37

までに §26, §37

も §33

や §33

より §29, §32

を §32, §37

られる §16, §17

させる §18

そうです §27

でしょう §27

かもしれない §27

はず §27

わけ §27

らしい §27

ようだ §27

Bagian VII · Rujukan

43Bibliografi dan catatan verifikasi

Semua klaim gramatikal dalam buku ini diperiksa terhadap sumber daring yang diakses pada 8 November 2026. Contoh dan penjelasan ditulis ulang; tidak ada teks berhak cipta yang disalin.

Sumber utama

  1. Wikipedia. “Japanese conjugation.” https://en.wikipedia.org/wiki/Japanese_conjugation
    Tabel bentuk, auxiliar, dan istilah tata bahasa. Lisensi CC BY-SA 4.0. Diakses 8 Nov 2026.
  2. Wikipedia. “Japanese particles.” https://en.wikipedia.org/wiki/Japanese_particles
    Inventaris partikel dan contoh. CC BY-SA 4.0. Diakses 8 Nov 2026.
  3. Wikipedia. “Honorific speech in Japanese.” https://en.wikipedia.org/wiki/Honorific_speech_in_Japanese
    Sonkeigo, kenjōgo, teineigo, teichōgo. CC BY-SA 4.0. Diakses 8 Nov 2026.
  4. Tae Kim. Japanese Grammar Guide. https://guidetojapanese.org/learn/grammar · PDF: https://www.guidetojapanese.org/grammar_guide.pdf
    Struktur penjelasan dan urutan topik. Lisensi CC BY-NC-SA 3.0. Diakses 8 Nov 2026.
  5. Tofugu. Japanese Grammar Index dan artikel terkait. https://www.tofugu.com/japanese-grammar/
    Nuansa ます, い-adjective, な-adjective, ている/てある/ておく, keigo, だ vs です. Referensi/tautan; hak cipta penulis. Diakses 8 Nov 2026.
  6. Wasabi Japanese. Online Japanese Grammar Reference. https://wasabi-jpn.com/magazine/japanese-grammar/
    Tabel konjugasi, partikel, kondisional, partikel majemuk. Referensi/tautan. Diakses 8 Nov 2026.
  7. imabi. https://imabi.org/
    Sintaks lanjut, partikel fokus, dan bentuk klasik. Referensi/tautan. Diakses 8 Nov 2026.
  8. JLPT Sensei. Grammar lists N5–N1. https://jlptsensei.com/
    Urutan dan gloss singkat pola. Referensi/tautan. Diakses 8 Nov 2026.
  9. Bunpro. Grammar Points Library. https://bunpro.jp/grammar_points
    Pemeriksaan cakupan dan contoh. Referensi/tautan. Diakses 8 Nov 2026.
  10. Wiktionary. Entri 食べる, 行く, する, 来る, 高い, 静か. https://en.wiktionary.org/
    Tabel konjugasi per verba. CC BY-SA. Diakses 8 Nov 2026.
  11. Japan Foundation. Marugoto / JF Standards. https://marugoto.jpf.go.jp/en/about/
    Rujukan pemetaan CEFR dan tema komunikatif. Referensi/tautan. Diakses 8 Nov 2026.
  12. Makino, Seiichi & Tsutsui, Michio. A Dictionary of Basic Japanese Grammar; Intermediate; Advanced.
    Rujukan bibliografis untuk nuansa; tidak disalin. The Japan Times.
  13. Group Jammassy. A Handbook of Japanese Grammar Patterns for Teachers and Learners.
    Rujukan bibliografis untuk cakupan pola; tidak disalin.

Metode verifikasi

  • Setiap klaim bentuk dan partikel diperiksa pada minimal dua sumber independen bila memungkinkan.
  • Halaman diambil langsung dari web pada 8 November 2026; URL yang gagal (404/301) diganti dengan halaman hidup yang setara, dan hal ini dicatat dalam catatan riset internal.
  • Contoh kalimat ditulis ulang dalam register sopan; beberapa contoh dari sumber diubah bentuknya agar konsisten.
  • Istilah yang tidak dapat dipastikan ditandai UNVERIFIED. Tidak ada klaim utama yang bergantung pada label tersebut.

Lisensi dan batasan

Materi Wikipedia (CC BY-SA 4.0) dan Tae Kim (CC BY-NC-SA 3.0) dapat digunakan kembali dengan atribusi dan lisensi yang sama; buku ini memakai keduanya sebagai rujukan dan menulis ulang penjelasan. Tofugu, Wasabi, imabi, JLPT Sensei, Bunpro, Marugoto, dan kamus cetak hanya dirujuk melalui tautan; teksnya tidak disalin. Buku ini ditujukan untuk belajar pribadi, bukan untuk dijual sebagai reproduksi sumber-sumber tersebut.

Batasan cakupan: buku ini tidak membahas dialek regional secara mendalam, keigo bisnis tingkat lanjut (mis. クッション言葉 dalam negosiasi), bahasa klasik (bungo) secara sistematis, atau perbedaan gender dalam bahasa lisan kontemporer. Label “maskulin/feminin” pada partikel akhir adalah kecenderungan pemakaian, bukan aturan mutlak.

Saran lanjutan

Setelah buku ini, lanjutkan dengan membaca teks asli bertingkat (berita NHK Easy, cerpen pendek), lalu bandingkan setiap bentuk yang Anda temui dengan bab terkait. Gramatika menjadi refleks lewat input, bukan hanya tabel.